15 Gosip Mengenai Sistem Audio Mobil | Teknovanza - Otomotif Audio Mobil

15 Gosip Mengenai Sistem Audio Mobil

Sistem Audio Mobil News

15 Gosip Mengenai Sistem Audio Mobil
15 Gosip Sistem Audio Mobil

Dimulai dari penyusunan suara hingga ukuran boks subwoofer

Seperti cabang pengetahuan lain, dunia sistem audio mobil juga mempunyai gosip yang berkembang dipikiran publiknya. Bila mitos-mitos ini dipercayai serta tiada krosscek bukan hanya mustahil menyebabkan fatal pada system yang bakal di bangun. Untuk menguak misteri mitos-mitos dalam bagian tata suara ini, http://carsoundsystems.blogspot.com "Aksesoris Audio Mobil" hidangkan 15 hal yang harus diamati berkaiatan dengan system audio.

1. Penyusunan suara baiknya dilewatkan senantiasa datar.

Bila saja suara datar dapat senantiasa mengasilkan suara sempurna dalam audio mobil, maka tidak diperlukan tombol-tombol pengatur suara. Dalam home audio saja diperlukan perlakuan tidak sama, terlebih di kabin mobil yang mempunyai jarak dengar demikian dekat. Karenanya ada pengatur suara ini bila rekaman dirasakan kurang suara bas atau vokalnya bisa selekasnya diatasi.

2. Merek-merek populer pasti bagus mutu suaranya.

Dari sisi design suatu piranti barangkali benar terjamin mutunya. Tetapi untuk mutu suara terkadang tidak dapat terwujud lantaran mungkin ada komponen aslinya telah ditukar. Maka baiknya bila Anda tidak mau salah teliti dan amati juga komponen yang digunakan. Untuk di mobil tak hanya barang berkwalitas tehnik pemasangan jadi aspek utama untuk memiliki keluaran suara berkualitas.

3. Semakin besar subwoofer, semakin bagus suara bassnya.

Dulu pendapat itu mungkin benar sebelum saat teknologi maju ditemukan. Saat ini mungkin diperoleh suara berkwalitas dari subwoofer memiliki ukuran kecil. Semisal subwoofer 8 inci merk A bakal semakin bagus suaranya di banding merk B yang berdiameter 12 inci. Pemicu speaker A lebih terbaik lantaran ditunjang tehnik serta material yang digunakan berkwalitas sempurna.

4. Ancaman hanya satu buat tweeteer adalah daya yang di terima terlalu berlebih.

Nyatanya speaker dapat rusak tidak cuma daya besar, daya kecil juga dapat pula. Bila watt power ampli tidak cukup serta musik dimainkan dengan volume tinggi, maka bakal berlangsung pemotongan suara terlalu berlebih. Hingga tweeter tidak dapat menahan beban itu. Diluar itu, tanda cacat bakal lebih memanaskan gulungan kawat halus pada tweeter. Ujung-ujungnya bila dilewatkan tweeter jadi jebol.

5. Gunakan peredam pasti vibrasi hilang keseluruhan.

Sebagus-bagusnya tehnik peredaman, pasti tetap ada getaran
berlangsung. Oleh karenanya, manfaat peredam bukan hanya melibas keseluruhan vibrasi, namun lebih pada mereduksinya. Peredaman keseluruhan hingga tidak terdengar suara dari luar jadi bikin system jadi tidak alami.

6. Kabel setrum tidak pengaruhi mutu suara.

Tanda listrik yang lewat kabel setrum dirubah peranti audio jadi tanda suara. Menurut hal semacam ini sangat diperlukan kabel setrum berkwalitas supaya suara yang dihasilkan juga bagus. Maka dari itu, untuk memiliki mutu suara sempurna, cermati penggunaan kabel setrum.

7. Untuk menempatkan kabel kita tidak butuh cermati arah.

Kabel-kebal berkwalitas biasanya mempunyai sinyal arah pada selongsongnya. Maksud dari arah ini untuk berikan semburan suara maksimal. Berarti pihak pabrikan sudah kerjakan penelitian untuk peroleh suara yang terbaik.

8. Penempatan sekering dapat bebas dikerjakan jarak kabel ke aki.

Opini ini tidak pas, sekring yang bertindak membuat perlindungan aki atau alternator sebaiknya di taruh sedekat barangkali dengan komponen yang dilindungi. Jarak pada penghasil atau penyimpan arus ke sekring optimal 35 cm.

9. Kabel mahal pasti memuaskan telinga anda.

Tiap-tiap kabel mempunyai ciri-ciri yang tidak sama, ada yang dominant mengahasilkan suara bass serta ada juga kabel yang menghsilkan ciri-ciri vokal yang manis. Lalu ada kabel yang yang bisa merespons musik dengan cepat, namun mempunyai suara rendah jelek. Berdasrkan hal semacam ini yaitu benar-benar utama untuk menggunakan kabel sesuai sama dengan keperluan. Jadi jangan sampai lihat kabel dari segi harga nya terlebih dulu, namun lebih pada ciri-ciri suara yang dihasilkan.

10. Audio mobil tidak butuh ditune up.

Penadapat ini tidak pas, suatu system audio yang sudah bekerja lama perlu setting lagi supaya kemampuan komponen dapat sembuh kembali.

11. CD type musik metal serta rock tidak dapat untuk jadi alat tes audio.

Semua CD dengan tehnik perekaman berkualitas mungkin saja alat tes mutu mutu suara suatu system audio. Begitupun dengan CD musik metal serta rock. Suatu system yang terbaik mestilah bisa memainkan beragam aliran musik.

12. Optik CD serta DVD tidak butuh dirawat.

Banyak oarang malas lakukan perawatan pada optik CD serta DVD karena letaknya tidak tampak. Walau sebenarnya komponen ini seperti yang lain, perlu perlakukan serta perawatan supaya terus dapat awet. Langkah penecagahan gunakan CD serta DVD dengan benar, lalu bersihkan dengan CD. DVD cleaner supaya kekuatan optiknya terus sempurna.

13. Meletakkan kabel audio dengan cara sejajar dengan kabel kelistrikan mobil tidak timbulkan apa-apa.

Memadukan kabel kelistrikan mobil serta kabel audio secata sejajar atau ada dalam satu jalur harus dihindari. Bila dibaiarkan bakal timbulkan storing karena ada induksi listrik.

14. Kabel negatif dari suatu komponen audio bisa diletakkan pada beragam tempat di bodi mobil.

Hal diatas harus dihindari. Pakai senantiasa cara satu titik, yakni memadukan seluruhnya jalur listrik negatif piranti audio anda ke satu titik saja serta sambungkan ke segera kebalnya ke kutub negatif aki.

15. Mau bisa bass deep, boks subwoofer di besarkan.

Pabrikan audio umumnya mereferensikan ukuran box subwoofer. Bagaimana bila ukuran boksnya diperbesar 2 x lipat untuk peroleh suara bass yang deep? Benar langkah ini bisa bikin bass jadi deep, namun bisa menyebabkan rusaknya subwoofer. Hal semacam ini karena gerakkan subwoofer jadi terlampau bebas yang pada akhirnya bakal mengakibatkan kerusakan system suspensinya.

15 Gosip Mengenai Sistem Audio Mobil
15 Gosip Mengenai Sistem Audio Mobil

Teknologi Kabel

OXYGEN FREE COPPER
Untuk tuntutan suara berkwalitas, pabrikan audio melahirkan teknologi kabel yang dinamakan Oxygen Free Copper (OFC). Teknologi ini di kembangkan di Jepang pada th. 1975. Prosesnya pembuatannya, tembaga cair di input dalam wadah bikin serta lalu ditarik. Yang bikin OFC lebih unggul di banding kabel lain, tembaga yang dihasilkan memiliki kandungan 10 PPM oksigen. Serta lebih utama lagi disebabkan tidak di pengaruhi oksigen daya hantar kabel OFC meningkat pada 0, 5 – 2% lebih terbaik jenis pada mulanya. Bersamaan dengan perubahannya, lewat teknologi annealing (pelunakan) dihasilkan OFC dengan butiran kristal yang halus serta rapat. Konduktor type ini mempunyai kekuatan daya hantar sempurna.

Pemicu Rusaknya Speaker

MEKANIK DAN ELEKTRIK
Rusaknya speaker bisa dilihat dari dua hal, pertama rusaknya disebabkan system mekanik yang bekerja terlalu berlebih. Bila dirinci rusaknya mekanik ini dikarenakan lantaran speaker tak di taruh dalam boks serta speaker didalam boks ported serta digerakkan dibawah frekuensi tuning port-nya. Kerusan ke-2 dikarenakan lantaran system elektriknya, umumnya karena panas voice coil yang terlalu berlebih disebabkan arus yang terlampau besar.
15 Gosip Mengenai Sistem Audio Mobil | Tri Sunenti | 5