Cara Merawat Rem Mobil | Teknovanza - Otomotif Audio Mobil

Cara Merawat Rem Mobil

Mengenal Mekanisme, Fungsi dan cara Perawatan Sistem Rem Mobil

Sebelum mengulas lebih lanjut mengenai cara merawat sistem rem mobil, ada baiknya bila kita mengetahui tentang mekanisme dan fungsinya

Sebelum mengulas lebih lanjut mengenai cara merawat sistem rem mobil, ada baiknya bila kita mengetahui tentang mekanisme dan fungsinya. Secara umum dan garis besar tentu Anda sudah mengetahui, namun untuk manambah wawasan dunia otomotif tentunya kita memerlukan banyak informasi dari berbagai sumber.

A. Mekanisme Rem

Satu kendaraan membutuhkan satu mekanisme yang bisa mengatur atau menghentikan laju mobil, mekanisme sistem pengereman ini benar-benar utama hingga pengemidi bisa mengintrol laju kendaraan saesuai dengan keadaan. Fungsi rem mobil adalah untuk mengurangi kecepatan kendaraan atau menghentikan laju kendaraan, mekanisme gesekan pada komponen rem dengan roda yang berputar.

B. Klasifikasi Rem

Rem dalam suatu mobil bisa digolongkan jadi :

  • Menurut letaknya.
  • Menurut pengguanaannya.
  • Menurut konstruksinya.
  • Menurut mekanisme kerjanya.

Penggolongan rem mobil menurut mekanisme kerja bisa digolongkan jadi :

  • Rem Mekanik
  • Rem Hidrolis
  • Rem Angin
  • Rem Vacum
  • Rem Cakram
Dalam postingan artikel kali ini, kami bakal mengemukakan penjelasan perihal perawatan serta perbaiak sistem rem tromol hodroilis, dan sedikit penjabaran yang di rasa perlu untuk Anda ketahui.

C. Rem Hidrolis

Rem hidrolis bekerja menurut hokum pascal di mana jika desakan bekerja dalam zat cair dlam satu bejana tertutup maka desakan itu bakal diteruskan kesegfala arah kebejana lain. Adapun proinsip serta komponen-komponen rem tromol yang bisa penulis sebutkan :

Prinsip Kerja Rem Hidrolis

Pada waktu pedal diinjak minyak rem pada silinder rem bakal tertekan keluar lewat nipel atau pipa rem menghimpit torak. Dengan desakan torak oleh minyak rem lalu kesilinder rem menghimpit torak menggerakan sepatu rem menahan atau menekan tromol rem. Pada waktu pedal rem dilepaskan, pegas sepatu rem menarik sepatu rem keposisi awal mulanya serta torak dalam silinder rem serta pipa-pipa rem lalang.

Komponen-kopmponen Rem Hidrolis

· Pedal rem
· Master silinder
· Pipa penyalur minyak
· Silinder roda
· Tangki minyak
· Pegas pengembali
· Piston
· Inlet valve
· Outlet valve


D. Master Silinder

Master silinder merupkan satu sisi dari konstruksi rem hidrolis yang berperan melanjutkan desakan pedal rem jadi desakan minyak dalam satu silinder lewat mekanisme gerak torak. Adapun langkah kerja master silinder seperti berikut :
Master silinder merupkan satu sisi dari konstruksi rem hidrolis yang berperan melanjutkan desakan pedal rem jadi desakan minyak dalam satu silinder lewat mekanisme gerak torak. Adapun langkah kerja master silinder seperti berikut :

"Pada waktu pedal rem ditekan/dinjak piston bakal maju serta mengalirkan minyak ke tangki lewat saluuran didepan master silinder. Disebabkan desakan ini maka desakan minyak tinggi memperkecil volume hingga bisa mendorong katup inlet hingga tutup saluran tangki, inlet tertutup saluran minyak jadi tambah mik serta lewat ktup penggerak. bila pedal dilepaskan maka piston kembali keposisi awal mulanya mengakibatkan desakan minyak mengecil serta berlangsung kevakuman dalam piston. Mengakibatkan, minyak bakal tehisap batang mendorong tertarik katup inlet terbuka hingga minyak kembali ketangki."

E. Komponen-Komponen Rem Tromol

komponen rem mobil
Komponen Lengkap Dari Rem
Adapun komponen-komponen rem tromol untuk brikut :

Silinder Roda (Wheel Cylinder)

Berfungi untuk menghimpit sepatu rem ke tromol rem di dalam silinder roda terpasang satu atau dua buah piston beserta seal bergantung pada konstruksinya adapun langkah kerjanya yaitu :
Apabila pedal rem diinjak desakan minyak rem dari master silinder disalurkan kesemua wheel silinder menghimpit pistn kearah luar ke brake soe/sepato rem. Apabila dilepaskan maka brake shoe kembali keposisi awal mulanya kare ditari pegas.

Sepatu Rem (brake shoe)

Berperan untuk menahan putaran tromol rem lewat gesekan di bagian luar brake shoe terbuat dari abses dengan tembaga atau campuaran plastic yang tahan panas.

Backing Plate

Berperan untuk tumpuan untuk Manahan putaran tromol sekalian untuk dudukan cylinder roda.

Pegas Pengembali

Berperan untuk kembalikan sepatu rem atau brake shoe keposisi awal mulanya pada waktu desakan pedal turun.

F. Jenis Rem Tromol

Rem tromol pada intinya terdiri dari lima jenis, setiap jenis prinsipnya tidak sama satu sama lain

1. Jenis Leading Trailing

Jenis ini sepatu primer serta sekunder ditanggung silinder roda dengan dua piston serta dibagian bawahnya ditanggung oleh pin. Pada waktu tromol diputar, sepatu trailing condong menahan putaran tromol. Sepatu kiri dimaksud leading serta sepatu kanan dimaksud trailing. Ke-2 leading menahan pengereman yang sama dimana waktu tromol berputar ke arah berlawanan maka leading shoe jadi trailing shoe serta sebaliknya.

2. Jenis Two Leading

Jenis ini di bagian atas sepatu rem primer serta sepatu rem sekunder dilengkapi dengan suatu silinder roda, dan juga di lengkapi dg penyetel sepatu rem. Pada waktu tromol berputar, ke-2 sepatu rem jadi trailing. Bila putaran rem sebaliknya, maka sepatu rem jadi trailing

3. Jenis Dual Two Leading

Jenis ini dilengkapi dengan dua buah silinder roda yang dipasang diatas serta dibawah sepatu rem primer serta sekunder. Di bagian ini terbaik maju ataupun mundur ke-2 sepatu rem jadi trailing.

4. Jenis Uni Servo

Jenis ini dilengkapi dengan dua buah silinder roda dibagian atas serta dibagian bawah sepatu rem. Sisi atas mempunyai satu piston serta silinder roda, sedang sisi bawah mempunyai dua buah piston. Apabila pedal rem ditekan, maka piston bergerak mendorong sepatu rem searah putaran tromol. Mengakibatkan diteruskan ke sepatu sekunder. Lalu dari hasil gerakan sepatu trailing dijaga silinder roda serta tenaga rem mobil yang dihasilkan besar. Apabila putaran rem terbalik, maka ke-2 sepatu rem bakal jadi trailing serta dampak pengereman jadi buruk.

5. Jenis Duo Servo

Jenis ini dilengkapi dengan silinder roda yang mempunyai dua piston. Desakan dari silinder rem diseimbangkan oleh penyetel sepatu rem hingga distribusi desakan rata serta sepatu rem berperan untuk leading meskipun gerakan tromol maju mundur.
Sistem Rem adalah komponen utama untuk meyakinkan kita agar aman dan selamat sampai tujuan. Bila system rem tidak bekerja dengan baik besar kemungkinan anda bakal alami kecelakaan di jalanraya.

FUNGSI SISTEM REM

fungsi sistem rem mobil
System rem berperan untuk kurangi kecepatan (memperlambat) serta menghentikan kendaraan dan berikan kemungkinan
bisa memparkir kendaraan ditempat yang alami penurunan.
  1. System rem hidrolik,
  2. basic kerja pengereman
  3. Rem bekerja dengan dasar
  4. pemakaian style gesek

Tanaga gerak putaran

roda dirubah oleh sistem gesekan jadi tenaga panas serta tenaga panas itu selekasnya dibuang ke angin luar. Pengereman pada roda dikerjakan lewat cara menekan sepatu rem yg tidak berputar
pada tromol (brake drum) yang berputar berbarengan roda hingga membuahkan gesekan
Tenaga gerak kendaraan bakal dilawan oleh tenaga gesek ini hingga kendaraan bisa berhenti.

Jenis jenis rem

Menurut pemakaiannya rem mobil bisa dikelompokkan segai tersebut :
a) Rem kaki, dipakai untuk mengontrol kecepatan serta menghentikan kendaraan. Menurut mekanismenya rem kaki dibedakan lagi jadi :
  • Rem hidrolik
  • Rem pneumatik
b) Rem parkir dipakai terlebih untuk memarkir kendaraan.
c) Rem pembantu, dipakai pada gabungan rem umum (kaki) yang
dipakai pada truk serta kendaraan berat.

Rem hidrolik
Rem hidrolik paling banyak dipakai pada mobil-mobil penumpang serta truk mudah.
Master silinder
Master silinder berperan melanjutkan desakan dari pedal jadi desakan hidrolik minyak rem untuk menggerakkan sepatu rem (pada jenis rem tromol) atau menghimpit pada rem (pada jenis rem piringan).

Langkah kerja master silinder

Apabila pedal rem ditekan, batang piston bakal menangani desakan pegas pembalik (return piston) serta piston digerakkan ke depan. Kemudian ketika piston cup ada di ujung torak, maka compresating port akan tertutup. Apabila piston maju lebih jauh lagi, desakan minyak rem didalam silinder bakal jadi tambah serta menangani tegangan pegas outlet untuk buka katup
Cara Merawat Rem Mobil: cara kerja sistem rem mobil

Apabila pedal rem dibebaskan, maka piston bakal mundur ke belakang pada posisinya awal mulanya (sedikit di dekat inlet port) karena ada tekanan pegas pembalik. Kurun waktu yang berbarengan katup
outlet tertutup. Saat piston berbalik, lalu piston cup mengerut maka memungkinkan minyak rem yang ada " di sekitar piston cup dapat mengalir dengan cepat di sekitar sisi luar cup masuk ke silinder,
sampai silinder senantiasa terisi penuh oleh minyak rem (oli). Sesaat itu tegangan dari pegas sepatu rem atau pad rem pada roda bekerja membalikan desakan pada minyak rem yang ada pada setiap pipa
untuk masuk kembali ke master silinder

Boster rem
Boster rem terhitung alat penambahan pada system rem yang berperan melipatgandakan tenaga penekanan pedal. Rem yang dilengkapi dengan boster rem dimaksud rem servo (servo brake).

Boster rem
ada yang dipasang jadi satu dengan master silinder, namun ada juga yang dipasang terpisah.

menunjukkan satu diantara jenis boster rem yang memakai kevacuman mesin untuk menaikkan desakan hidrolik.

Langkah kerja boster rem

  • Apabila pedal rem ditekan maka desakan silinder hidrolik membuka suatu katup, hingga sisi belakang piston mengarah ke luar
  • Ada perbedaan tekan pada sisi depan serta belakang piston mengaklbatkan torak terdorong ke depan.
  • Sisi depan piston yang membuahkan desakan yang tinggi ini dikaitkan dengan torak pada master silinder.
  • Apabila pedal dibebaskan, katup angin bakal tutup serta ber jalinan lagi dengan intake manifold. Disebabkan oleh kevacum yang sama pada ke-2 segi piston, tegangan pegas pembalik menekan
  • piston ke posisi awal mulanya.

Katup pengimbang

  • Apabila mobil mendadak direm maka beberapa besar kendaraan bertumpu pada roda depan. Oleh karenanya, pengereman roda depan mesti Iebih besar lantaran beban di depan semakin besar dari pada di belakang
  • Dengan argumen itu dibutuhkan alat pembagi tenaga pengereman yang dimaksud katup pengimbang (katup seimbang). Alat ini
  • bekerja dengan cara automatis turunkan desakan hidrolik pada silinder
  • roda belakang, karena daya pengereman roda belakang lebih
  • kecil dari pada daya pengereman roda depan.

Rem jenis tromol

Pada rem jenis tromol, kemampuan tenaga pengereman diperlukan dari sepatu rem yang diam menghimpit permukaan tromol sisi dalam yang berputar berbarengan roda. yakni backing plate, spatu rem serta kanvas, tromol, silinder roda, srta mekanisme penyetelan sepatu rem.

1) Backing plate
Backing plate dibaut pada rumah poros (axel housing) sisi belakang. Lantaran sepatu rem berkenaan pada backing plate maka tindakan daya pemgereman bertumpu pada backing plate :.

Silinder roda
Silinder roda yang terdiri atas bodi serta piston, berperan untuk dorong sepatu rem ke tromol karenanya ada desakan hidrolik dari master silindcr. Satu atau dua silinder roda dipakai pada setiap unit rem (bergantung dari jenisnya). Ada dua jenis silinder roda, yakni :
a) Jenis double piston, yang bekerja pada sepatu rem dari kedua
arah
b) Jenis single piston, yang bekerja pada sepatu rem cuma satu
arah

Sepatu rem serta kanvas

1 Bagian dari komponen rem mobil atau Kanvas terpasang pada sepatu rem dengan rem dikeling (jenis kendaraan besar) atau dilem (jenis kandaraan kecil).

4) Tromol rem.

Tromol rem yang berputar berbarengan roda Ietaknya benar-benar dekat dengan kanvas. Namun waktu pedal rem tak diinjak, keduanya tak sama-sama bersentuhan. Menunjukkan satu diantara jenis tromol rem yang dimaksud jenis leading-trailling shoe. Pada tromol rem jenis ini sisi ujung bawah sepatu rem diikat oleh setiap pin serta sisi atas sepatu terkait dengan silinder roda. Tugas dari Silinder roda ini untuk mendorong sepatu sepatu ke arah luar seperti diperlihatkan sinyal panah.

Apabila tromol rem berputar ke arah depan serta pedal rem diinjak, sepatu rem bakal mengembang keluar serta bersentuhan (bergesekan) dengan tromol rem. Sepatu rem samping kiri (primary shoe) terseret searah dengan arah putaran tromol, sepatu sisi kiri ini disebut leading shoe.

Sebaliknya sepatu rem samping kanan (secondari shoe) bekerja kurangi style dorong pada sepatu rem, dimaksud sebagai trailling shoe. Apabila tromol berputar ke arah belakang (kendaraan
mundur), leading shoe beralih jadi trailling shoe serta trailling shoe jadi leading shoe. Namun pada waktu maju ataupun mundur keduanya terus menghimpit dengan style pengereman sama..

e. Rem jenis cakram

Rem cakram (disk brake) pada intinya terdiri atas cakram yang bisa berputar berbarengan roda serta pada (bahan gesek) yang bisa menjepit cakram. Pengereman berlangsung lantaran ada style gesek dari pad-pad pada ke-2 segi dari cakram karenanya ada desakan dari piston-piston hidrolik.

Cara Merawat Rem

Cara Merawat Rem Mobil: Rem mobil adalah satu diantara elemen yang paling utama untuk meyakinkan mobil bergerak dengan lancar. System rem yang tidak stabil selain membahayakan di anda sendiri dan penumpang di dalamnya juga berbahaya untuk orang lain saat kendaraan melaju.
Rem mobil adalah satu diantara elemen yang paling utama untuk meyakinkan mobil bergerak dengan lancar. System rem yang tidak stabil selain membahayakan di anda sendiri dan penumpang di dalamnya juga berbahaya untuk orang lain saat kendaraan melaju. Demi keamanan dan kenyamanan berkendara maka kita perlu mengetahui cara merawat sistem rem mobil untuk menghindari kerusakan.

1. Tiap-tiap satu bulan sekali, periksa paras oli rem mobil anda. Yakinkan minyak ada ditakar pada minimal serta maksimum. Jangan gunakan kendaraan ketika oli berada di bawah ukuran minimum.

2. Tiap-tiap 6 bln. semasa kita akan merotate ban mobil, periksa juga semua yang terhubung dengan sistem rem. Yakinkan susunan pencengkam tetap tidak tipis. Sekira kita temui hal yang tidak mampu di kerjakan sendiri, alangkah baiknya bila membawa mobil ke bengkel untuk di service oleh tenaga mekanik. Periksa sistem saluran oli rem atau system desakan rem kerana kemungkinanan desakan yang dikenakan ke atas kedua-dua brek berbeda serta ini benar-benar berbahaya saat mobil melaju dengan kencang.

3. Sekiranya ada kesan tetesan oli rem mobil pada mana-mana bagian, minta mekanik memeriksa kebocoran tersebut. Janganlah di anggap gampang mengenai hal ini kerana kebocoran ini barangkali kecil namun bakal jadi besar ketika Anda melakukan pengereman kerana desakan yang yang terjadi.

4. Semasa menaikkan minyak brek, yakinkan minyak brek yang benar spesifikasinya. Dot 3 untuk manfaat umum (umumnya mobil yang memiliki disk di depan serta drum di berlakang) serta Dot 4 untuk kendaraan berat (untuk mobil yang memiliki system 4 roda disk serta mobil bertenaga tinggi). Bila tidak mengetahui sila bertanya pada mekanik mobil kerana kesalahan pada oli rem bisa mengakibatkan seluruh sistem rem mengalami kerusakan.

5. Sekiranya ada kesan calar pada disk atau pada drum, minta saran pada mekanik, mungkin perlu di ganti. Bila kita sendiri yang mengerjakan, saya sarankan asah kembali disk atau ganti drum dengan yang lebih baik. Kesan calar ini bisa jadi penghalang liners rem mencengkam disk atau drum. Akhirnya, pengereman bakal kurang berkesan.

6. Kerusakan yang paling sering adalah pada brek jam. Situasi ini berlaku kerana liners rem tak kembali terapung jika kita bebaskan rem serta selalu mencengkam disk. Kerosakan yaitu pada tweezers.

7. Untuk mobil matic, pelapis rem bagian depan lebih cepat haus dari pada belakang (umumnya 2 x ganda cepatnya), yakinkan anda lebih sering memeriksa liners rem bagian depan.

8. Sekiranya anda mau memodifikasi sistem rem mobil, yakinkan anda untuk lebih mengutamakan keselamatan dan kenyamanan, karena 2 hal ini saya rasa lebih berharga ketika di kendarai.

9. Saat mengemudi mobil sebisa mungkin jangan injak rem agar tidak cepat aus dan juga mampu menghemat bahan bakar.

10. Dan juga ketika menuruni bukit yang curam, hindari pemakaian rem, sebaiknya di kendalikan dengan penurunan gear/persneleng.

11. Sekiranya anda suka mengemudi dengan kelajuan tinggi dan aggresive, ganti liners rem mobil anda dengan yang lebih tahan panas, bisa anda dapatkan di toko aksesoris kendaraan.
Cara Merawat Rem Mobil | Tri Sunenti | 5