Cara Mengemudi Mobil Matic Yang Bijak dan Selamat | Teknovanza - Otomotif Audio Mobil

Cara Mengemudi Mobil Matic Yang Bijak dan Selamat

Cara mengemudi mobil transmisi otomatis


Beberapa orang yang terasa mahir dalam memakai transmisi automatis walau sebenarnya dasar-dasar pemakaian transmisi ini belum 100% ia mengerti, hingga ia tidak ingin ajukan pertanyaan lagi pada orang seputar yang telah tahu supaya ia tak disangka orang yang belum tahu perihal transmisi automatis. Pada intinya pemakaian transmisi automatis hampir sama juga dengan transmisi manual. Yang membedakannya adalah hadirnya kopling pada transmisi manual. Beberapa cara aman saat sebelum menggerakkan mobil ber-transmisi automatis seperti berikut :

1. Saat sebelum memutar kunci kontak yakinkan tuas transmisi ada pada posisi “P” (Namun umumnya transmisi automatis moderen mempunyai teknologi yakni, kunci kontak tidak bisa di cabut bila tuas belum ada di posisi P).
2. Putar kunci kontak pada posisi “ON” saat sebelum di putar lagi sampai posisi “Start” umumnya mobil-mobil moderen mempunyai ECU (Electronic Control Unit) atau umum dimaksud otak computer pada mobil. Pekerjaan ECU ini saat sebelum mobil menyala yaitu mempersiapkan piranti-perangkat pada mesin mobil seperti ABS, Radiator, AirBag dan lain-lain lewat lampu indokator yang ada pada dashboard mobil. Sesudah lampu indikator padam (tunggulah sebagian detik) baru anda bisa memutar kunci kontak ke posisi “Start” hingga mesin mobil hidup.
3. Sesudah mesin mobil menyala serta anda bakal pergi yakinkan anda mencapai pedal rem sampai penuh kemudian baru anda geser tuas ke posisi “R” untuk mundur atau “D” untuk maju. Hal semacam ini mesti dikerjakan supaya tuas bisa digeser (standard keamanan dari pabrik).
4. Sesudah digeser keposisi “D” atau “R” terlepas pedal rem dari injakan kaki anda. Sesudah anda terlepas pedal rem setelah itu anda nonaktifkan parking brake.
5. Sesudah mobil jalan pada posisi “D” cermati lampu indiaktor yang bertuliskan O/D (terdapat banyak mobil yang menerapkan teknologi ini ada juga yg tidak.
6. Apabila dalam perjalanan anda menjumpai rintangan yang bikin anda berhenti cukup lama (Seperti lampu merah) upayakan menggeser tuas ke posisi “N”. Hal semacam ini dikerjakan untuk menghemat kopling serta BBM.
7. Pada mobil Daihatsu Terios ada huruf “L/1″ posisi itu gunanya untuk melahap jalanan menanjak. Ibaratnya apabila pada transmisi manual ini dimaksud gigi 1.
8. Saat sebelum membawa mobil ke jalan raya, yakinkan anda bisa memperkirakan luaran tenaga sesuai sama injak pedal gas supaya mobil bisa dikendalikan dengan aman.


Tips Panduan Cara Mengemudi Mobil Matic Yang Bijak dan Selamat


Kelihaian Cara Mengemudi Mobil Matic adalah Skill yang harus Anda ketahui, situasi jalan raya semakin padat dari tahun ke tahun. Maka untuk menjaga keselamatan sangat di perlukan skill mengemudi yang benar. Faktor lain adalah kenyamanan berkendara, karena jelas mungkin dengan semakin padatnya jalan raya semakin meningkatkan resiko kecelakaan dan banyak pengemudi tak lihai membuat takut penumpang di dalamnya. Selain itu cara Anda stir mobil juga berpengaruh terhadap kerusakan komponen mesin kendaraan.

Kelihaian Cara Mengemudi Mobil Matic adalah Skill yang harus Anda ketahui, situasi jalan raya semakin padat dari tahun ke tahun. Maka untuk menjaga keselamatan sangat di perlukan skill mengemudi yang benar. Faktor lain adalah kenyamanan berkendara, karena jelas mungkin dengan semakin padatnya jalan raya semakin meningkatkan resiko kecelakaan dan banyak pengemudi tak lihai membuat takut penumpang di dalamnya. Selain itu Cara anda memperlakukan mobil ketika menyetir juga berpengaruh terhadap kerusakan komponen mesin kendaraan.
Bila Anda memiliki mobil baru tentu ingin mengetahui cara belajar mengemudi mobil matic yang bijak dengan argumen saya diatas tadi. selain itu cara memperlakukan kendaraan saat mengemudi juga akan berpengaruh terhadap kerusakan komponen mesin. Dan tentu Anda tidak ingin kendaraan yang baru di beli sudah harus masuk bengkel service, ok! langsung saja, berikut ini ulasan teori sekolah stir mobil, cie,,,, hihihi...:

Jauhi tingkah laku tersebut waktu mengendarai mobil matik :


Tak memindahkan tuas ke N
Saat berhenti lama di di lampu merah, kita sering lupa memindahkan tuas transmisi ke N. Keadaan ini bikin mesin serta transmisi jadi terhubung. Anda juga mesti selalu mencapai pedal rem untuk menahan laju mobil.

Kerugian pertama ada pada oli transmisi
Lantaran terhubung, ia selalu berputar didalam torque converter. Ditambah suplai angin terbatas, pelumas bakal bekerja dalam keadaan berat serta berisiko kurangi umur pakainya. Automatis juga konsumsi BBM meningkat karena mesin selalu bekerja menyuplai tenaga. Serta yang pasti, umur gunakan kampas rem ikut menyusut lantaran kerap diaktifkan.

Segera jalan waktu tuas di D
Lantaran mau cepat, kita kerap segera tancap gas demikian tuas dipindahlan ke D. Walau sebenarnya transmisi perlu saat untuk menghubungkan diri ke mesin. Hal semacam ini berkenaan dengan aliran oli transmisi yang bertugas menggerakkan torque converter.

Apabila rutinitas ini kerap dikerjakan, maka katup selenoid didalam transmisi dapat rusak. Tunggulah sebagian waktu hingga jadi mesin terhubung dengan transmisi, baru lakukan mobil perlahan-lahan.


Janganlah mengerem dengan kaki kiri
Nikmatnya stir mobil transmisi matik yaitu kaki kiri Anda tak perlu bekerja. Biarkan itu berlangsung serta janganlah coba mencapai pedal rem dengan kaki kiri.

Dengan cara alami, kaki kanan terlatih untuk menghimpit pedal rem dengan cara terbaik. Hingga, besar desakan yang didapatkan bisa terarah sesuai sama keperluan. Sedang kaki kiri tak punya kebiasaan lakukan hal itu. Tiada sadar Anda malah lakukan pengereman mendadak.


Janganlah di P waktu parkir paralel
Lantaran punya kebiasaan, Anda memposisikan tuas di P waktu parkir paralel. Walaupun tuas rem tangan tak diaktifkan, mobil tak dapat didorong serta mengganggu mobil lain yang parkir. Tekuni langkah menetralkan transmisi agar dapat aman parkir paralel.

Sebagian mobil dapat dimatikan mesinnya waktu di N. Sebagian dapat segera dipindahkan dari P ke N sesudah mesin dimatikan. Atau cukup hanya menghimpit tombol di tuas transmisi. Yang lain memakai shift lock. Masukkan anak kunci ke dalam shift lock, putar, pindahkan tuas ke N, serta terlepas kunci.

Lakukan mencapai rem waktu menyalakan mesin
Lantaran mau cepat, Anda segera menyalakan mesin tiada lihat posisi tuas transmisi. Dapat fatal bila tuas ada di D atau R. Lakukan mencapai rem untuk langkah pencegahan. Juga sebagian type mobil mengharuskan kita mencapai pedal rem waktu menyalakan mesin.

Janganlah segera geser dari D ke R
Sekali lagi, lantaran mau cepat, Anda segera memindahkan gigi dari D ke R waktu mau mundur. Walau sebenarnya transmisi perlu saat untuk membalikkan arah putaran ke mundur.

Lebih kronis bila Anda mengerjakannya waktu mobil tetap jalan. Didalam, rusaknya dapat berlangsung pada planetary gear serta one way clutch. Mekanisme penerus tenaga seperti as kopel atau as roda depan bisa turut menyusut umur pakainya.

Masukkan dahulu ke N, biarlah sesaat, lalu perlahan-lahan geser ke R. Biarlah sebagian waktu sampai mesin betul-betul terhubung dengan transmisi. Umum ditandai oleh entakan halus.

Janganlah pakai hp
Lantaran tangan kiri relatif enjoy bekerja, Anda lalu beranggapan bebas menggunakan telephone genggam. Ingat, ke-2 tangan diperlukan waktu olah kemudi. Janganlah membiasakan mengemudi cuma dengan satu tangan. Demikian mesti manuver cepat atau ditempat susah, tangan Anda tak dapat bergerak cepat.

Diluar itu pasti terkait dengan segi keselamatan berkendara. Walaupun konsentrasi pada tuas transmisi menyusut banyak, tetap harus Anda mesti mencermati dengan cara seksama keadaan jalan. Serta itu susah dikerjakan bila pikiran terdiri ke smartphone.

Cukup kickdown saat menyalip
Lantaran mau tanggapan cepat, kita kerap turunkan posisi gigi waktu menyalip. Tak salah bila dikerjakan sesekali. Jadi persoalan bila Anda lupa kembalikan ke D. Tertahannya gigi di posisi lebih rendah memboroskan konsumsi BBM.

Lantaran dipaksakan, biasanya perpindahan gigi dengan cara manual berefek pada longgarnya bearing yang ada pada main shaft. Peristiwa ini ditandai dengan makin lamanya perpindahan pada gigi yang ada.

Untuk amannya, cukup injak pedal gas lebih dalam atau kickdown waktu menyalip, serta biarlah transmisi turunkan sendiri posisi gigi sesuai sama keperluan. Hal semacam ini kurangi resiko rusaknya komponen transmisi.

Pakai gigi rendah di jalan menurun
Janganlah paksakan di D waktu menuruni pegunungan seperti di Puncak. Janganlah sangsi untuk turunkan posisi gigi satu step atau overdrive agar mesin memiliki dampak mesin brake.

Bila turunannya lebih curam, Anda dapat turunkannya satu posisi lagi. Atau juga di posisi gigi 1 bila memanglah diharuskan. Usaha ini dapat menolong kerja rem supaya lebih mudah.

Selekasnya kembalikan gigi ke posisi normal waktu menjumpai jalan rata. Bila tak, beban kopling bakal makin berat. Aplikasi katup pada transmisi matik konvensional bisa bikin per dibalik aktuator piston punya masalah disebabkan desakan berlebihan.

Hal semacam ini menyebabkan perpindahan jadi tak nyaman atau mengentak. Bila hingga berlangsung, terpaksa mesti lakukan pergantian komponen. Perlakuan sama bisa ditempuh pada jalan menanjak. Anda juga bisa membaca disini untuk belajar berhenti di tanjakan.

Janganlah merasa hebat dengan mode Manual atau Sport
Lantaran berikan tanggapan lebih cepat, Anda jadi nafsu memakai mode ini. Walau sebenarnya, bila digunakan selalu tentunya bakal memperboros konsumsi BBM. Serta janganlah lupa, teknologi kopling yang dipakai tetaplah sama, yaitu fluida yang ada jeda waktu perpindahan gigi.

Tersebut diatas adalah Cara Stir Mobil Matic Bijak agar Selamat dan penting untuk anda ketahui. Di tahun 2014 sekarang sudah banyak baget jenis mobil automatic dari berbagai merk, meskipun mungkin Anda belum memilikinya pasti suatu saat anda memerlukan skill mengemudi yang baik dan benar. ok! sekian.. dulu, baca juga artikel tips, trik dan cara yang lain mengenai sistem audio dan lainya. Wasallam.....
Cara Mengemudi Mobil Matic Yang Bijak dan Selamat | Tri Sunenti | 5