Kupas Tuntas A-Z Cara Setting Audio Mobil Part II | Teknovanza - Otomotif Audio Mobil

Kupas Tuntas A-Z Cara Setting Audio Mobil Part II

Lanjutan dari: Kupas Tuntas A-Z Cara Setting Audio Mobil Part I

Cara Setting Audio Mobil Part I - Untuk mengatur suara-suara spesifik yang mau ditonjolkan, contoh : suara dentingan piano, suara saxophone, dan lain-lain., maka pekerjaan ini dibebankan pada Equalizer. Paling simpel berbentuk setelan suara Bass serta Treble doang

Cara Setting Audio Mobil Part I - Untuk mengatur suara-suara spesifik yang mau ditonjolkan, contoh : suara dentingan piano, suara saxophone, dan lain-lain., maka pekerjaan ini dibebankan pada Equalizer. Paling simpel berbentuk setelan suara Bass serta Treble doang. Yang lebih advanced, maka untuk untuk penghematan area oleh pabrikan berniat dibentuk dalam paket : JASS, DANGDUT, ROCK, TECHNO, 3D SURROUND, MATRIX, etc,. Jadi equalizer yang berupa papan geser manual telah tidak sering didapati, walau hal semacam ini benar-benar utama untuk penikmat SQ terlebih yang beraliran audiophile.

DSP (Digital Sound Processor), atau di kenal dengan surround sound, yaitu untuk menyebabkan dampak suara 3D yang mantap serta menggelegar keras.

Di market di kenal subwoofer dengan single voice coil (SVC) atau umum dimaksud single coil serta double voice coil (DVC) atau umum dimaksud double coil saja.

Jika Anda tak terlampau sukai dengan musik " yang hura-hura ", seperti misal orang jedag-jedug di siang bolong lantaran repot gebugin kasur diantaranya : Dance, Musik House, aliran R&B maupun Hip Hop, dan lain-lain., maka penggunaan subwoofer/woofer single coil ini telah cukup mumpuni. Walau demikian apabila Anda suka pada seluruhnya type musik, terhitung yang " hura2 ", maka penggunaan subwoofer/woofer double coil yang harga nya lebih mahal ini, bakal lebih mampu untuk penuhi tuntutan selera bermusik Anda.

DVC mempunyai dua coil yang dapat dikaitkan seri, untuk musik " adem " atau bermain pada SQ serta dikaitkan dengan cara paralel, untuk musik " panas " serta yang paling baik bermain SQL ataupun SPL, mempunyai tujuan supaya tendangan dari amplifier ke subwoofer semakin tanggapanif serta powerfull.


KABEL/SISTEM KONEKSI.


Prinsip suatu kabel yaitu : berperan untuk penghantar arus listrik tiada banyak kendala atau untuk penghantar tanda suara audio atau, video tiada banyak interverensi (distorsi, noise) dari luar.

Ada 3 jenis kabel yang di kenal dalam dunia sound sistem mobil, yakni :


Kabel power, yaitu untuk menghantar arus listrik dari sumber listrik/aki ke ampli.
Kabel RCA (Radio Corporation of America), yaitu kabel interkoneksi peralatan-peralatan sound sistem di dalam menghantar serta terima tanda audio, serta atau, video.
Kabel speaker, yaitu untuk menghantar tanda audio dari ampli ke speaker.

Di market sangat banyak konfigurasi, type serta merk kabel sound sistem mobil dengan harga yang beragam juga, hingga untuk penentuan system koneksi ini bisa Anda bisa tanyakan dahulu dengan instalatur keyakinan Anda.

Ukuran kabel power bergantung pada keseluruhan daya yang diperlukan. Unit dimensi kabel yaitu AWG (American Wire Gauge), di mana makin kecil nilai AWG atau tahanan suatu kabel, maka makin besar daya yang dapat dihantarkannya.

Kabel saat (ground) jumlahnya mesti ditambah lagi atau dapat pula diperbesar ukurannya disebabkan beban daya yang jadi tambah besar karenanya ada menambahkan baru piranti-perangkat sound sistem

Sekring untuk sound sistem mobil ditetapkan menurut keseluruhan daya yang diperlukan untuk menggerakkan seluruhnya piranti sound sistem supaya bisa beroperasi dengan cara terbaik. Untuk sekring utama (main fuse) ditempatkan sedekat barangkali dari aki dengan panjang kabel kurang dari 30 cm. Sedang untuk sekring distribusi dapat ditempatkan dekat piranti ybs. Bila memakai capasitor bank, tempatkan sekring distribusi sesudah piranti ini

Capasitor bank yaitu komponen elektronik penambahan yang dapat lakukan charge ataupun discharge kurun waktu dalam waktu relatif cepat. Bermanfaat untuk berikan daya listrik dengan cara instant sesuai sama keperluan amply ( menghindar ada suara kosong/kendor/mbliyut, disebabkan dari ampli yang kekurangan pasokan daya listrik dari aki). Besar kemampuan capasitor bank dihitung dalam unit Farad.


SISTEM AKUSTIK.


Biasanya beberapa orang memiliki pendapat, bahwasanya mobil bawaan telah mempunyai mutu akustik yang jelek, yakni disebabkan terlampau banyak penghalang untuk suara untuk dengan cara segera tertangkap oleh telinga pendengarnya, banyak profile interior yang riskan menyebabkan pantulan suara, banyak pojokan-pojokan mati yang bisa memboroskan serta meredam daya suara, dan banyak sisi mobil yang riskan menyebabkan getaran resonansi, diantaranya : pintu, dashboard, panel pintu, mirror dalam, sisi atap mobil, dan lain-lain.

Beberapa pakar akustik juga sepakat, bahwasanya hal paling baik untuk pendengaran yaitu lingkungan yang tenang dengan dinding-dinding berperedam suara yang bagus, hingga tersisa sedikit masalah dari pantulan suara/gema/gaung, dan ruangan yang cukup lega supaya seluruhnya speaker bisa ditata relatif berjarak sama serta mengarah segera tiada rintangan ke telinga pendengar.

2 prinsip akustik mobil, yakni :


Menyingkirkan NOISE/masalah getaran serta suara dari lingkungan seputar (mesin, ban, angin, suara knalpot, jalan raya, getaran pada pintu, dashboard serta atap mobil, terhitung juga di sini interferensi electromagnetic), supaya tak mengganggu kemampuan serta mutu suara dari sound sistem mobil.
Meletakkan speaker-speaker dengan tata letak yang pas, didalam beragam wujud interior mobil, hingga pengaruhnya kecil pada kemampuan serta mutu suara dari sound sistem.

Info :

1. Menyingkirkan NOISE.



Menyingkirkan noise, yakni : dengan melindungi keadaan didalam kabin mobil terus hening, bebas dari masalah getaran serta suara dari lingkungan seputar.

Dynamat peredam GETARAN.


Satu diantara langkah yang kerap dikerjakan untuk meredam masalah getaran, yaitu dengan menempatkan material damper/asphalt, contoh : Dynamat, di sekujur sisi dalam mobil, yang mencakup : pintu mobil, atap samping dalam, lantai dibagian bawah karpet mobil, dinding di belakang pada jok belakang serta dinding pemisah pada area kabin dengan area mesin. Kerap digunakan lantaran tidak tebal sejenis lembaran fabric yang flexibel. Lembaran ini dapat bertindak seperti peredam kejut untuk getaran-getaran yang timbul.

Glass wool peredam SUARA.

Sedang langkah untuk meredam masalah suara, satu diantaranya, yakni dengan memakai material glasswool pada area-area yang riskan bakal pantulan suara/gema/gaun) serta rembesan suara bising.

Noise dapat juga Anda kurangi dengan : ganti ban baru, lakukan mesin tune-up, mengikat erat baut-baut, sekrup-sekrup serta engsel-engsel yang kendor dan ganti knalpot yang telah pada bocor lantaran karatan.

2. Tata letak speaker.


Langkah setting speaker yang utama, yaitu menentukan lokasi-lokasi penempatan speaker yang pas, dengan mengatur bagaimana suara dari speaker-speaker tadi relatif dapat berjarak sama, dan bisa mengarah segera ke telinga pendengarnya, didalam mobil.

Berhubung hal diatas tidak mungkin dikerjakan didalam mobil, maka untuk mencari lokasi-lokasi penempatan speaker yang pas dapat dipakai beberapa cara tersebut :


Speaker depan :

Walau ruangan yang ada di bagian atas area panel pintu terbatas, maka pemasangan speaker pada area tsb. kerapkali berikan hasil yang terbaik. Cuma saja terus ada hambatan, yakni tak hanya dapat mengganggu gerakan kaca pintu waktu diputar turun, ruangan yang ada juga kurang dalam untuk pemasangan speaker-speaker yang memiliki ukuran besar. Panel di daerah kaki juga adalah pilihan yang terbaik selama speaker-speaker tadi diletakkan pada pojok yang pas, mengarah segera ke telinga pendengar.

Utama di ketahui, bahwasanya tweeter semestinya dipasang berbarengan/menyatu dengan midrange (seperti 2 way coaxial speaker), yang ukurannya dapat meraih 18 INCHI, atau sekurang-kurangnya letaknya berdekatan, supaya membuahkan suara yang akurat. Hal semacam ini dikarenakan oleh ada suara-suara dalam frekuensi spesifik yang ada di area pada midrange serta tweeter (contoh : suara tipikal wanita), hingga bila tweeter serta midrange ditempatkan sama-sama berjauhan, maka bakal membuahkan suara yang terdengar tak realistik/aneh disebabkan munculnya fasa/jeda suara.

Mengingat benar-benar minimnya.kurang tersedianya area ideal didalam mobil untuk letakkan tweeter, maka Anda mesti selalu berusaha untuk temukan lokasi terbaiknya (trial error). Namun Anda janganlah cepat-cepat bunuh diri dahulu, apabila tak kunjung memiliki lokasinya yang cocok mantap, karena tetap ada satu spot yang popular serta cukup bagus, yakni di depan pilar A di segi kaca depan yang relatif bebas penghalang dan mempunyai lebar serta ukuran ideal untuk menempatkan tweeter. Langkah memposisikannya, yakni dengan mengatur pojok tweeter supaya mengarah serta ada di seputar level telinga pendengar, dengan demikian suara dari tweeter bakal terdengar jernih serta terlepas tiada rintangan menyerbu ke pendengaran.

Banyak perancang system audio yang memiliki pendapat, bahwasanya speaker-speaker di belakang utama untuk membuahkan suara yang lebih meruang diatas kepala, hingga terdengar penuh/bulat. Sesungguhnya speaker-speaker yang ada di belakang (biasanya berformat 3 way coaxial speaker, lantaran lebih simple) bakal lebih efisien, bila ditujukan untuk pendengar yang ada di dekat kaca belakang mobil.

Subwoofer
Lokasi penempatan subwoofer/bass tidaklah hal yang gawat, mengingat frekuensi subwoofer menyebar ke semua arah. Namun terus utama bila subwoofer diletakkan sesuai sama ketetapan design untuk mengoptimalkan kemampuannya.

Inspirasi jelek, apabila subwoofer ditempatkan ditengah-tengah kabin mobil. Paling baik yaitu apabila di belakang serta di segi kiri atau kanan-nya ada dinding yang sangat mungkin gelombang panjang subwoofer menyebar rata ke semua kabin. Ini bermakna, bahwasanya lokasi paling baik untuk penempatan subwoofer ada dibagian sudut bagasi belakang mobil. Penggunaan dua subwoofer bakal berikan output bass yang lebih terbaik dengan letak sama-sama berseberangan dengan cara diagonal, namun berhubung kodisi kabin mobil tak sangat mungkin, maka dapat ditempatkan sejajar di pojok-pojok belakang bagasi. Karena suara bass lebih terdengar bulat serta mantap.

Untuk keperluan SPL, maka dinding belakang serta segi samping subwoofer mesti di buat sekaku barangkali dengan pelapisan tidak tipis fibre glass atau bikin dinding baru dari kayu/kayu lapis teba.

Selanjutnya:
Kupas Tuntas A-Z Cara Setting Audio Mobil Part III
Kupas Tuntas A-Z Cara Setting Audio Mobil Part II | Tri Sunenti | 5