Kupas Tuntas A-Z Cara Setting Audio Mobil Part III | Teknovanza - Otomotif Audio Mobil

Kupas Tuntas A-Z Cara Setting Audio Mobil Part III

Sesudah membaca pengetahuan (tengok Optimalisasi Sound Sistem Bawaan Asli Mobil. Part 1 dan  2), perihal knowledge base/apa serta Cara Setting Audio Mobil, saat ini waktunya menuju ke aplikasinya, berbentuk tahapan-tahapan optimalisasi sound sistem bawaan asli mobil Anda, sebagai berikut :
Cara Setting Audio Mobil

Cara Setting Audio Mobil

1. Mencari tahu serta mencatat apapun sebagai kekurangan dari sound sistem mobil Anda, dimulai dari HU, ampli, speaker, system koneksi serta system akustiknya.

Apabila mobil Anda bukan hanya terhitung kelompok mobil mutakhir kelas premium, maka bisa disangka pada sound sistem bawaan aslinya, biasanya belum dilengkapi dengan ampli serta subwoofer.

HU untuk type mobil ganggih kelas " tanggung ", biasanya cukup berkelas serta mempunyai mutu yang terbaik. Jadi HU asli bawaan mobil bisa Anda pertahankan penggunaannya. Sekian juga dengan speaker-speaker yang ada.

Penempatan standard untuk speaker-speaker yang ada, pada mobil type ini, biasanya di ujung bawah panel-panel pintu depan serta belakang (jenis non sedan) atau di ujung bawah panel-panel pintu depan serta diatas rack di belakang kursi jok belakang (jenis sedan).

Sedang untuk tweeter, pada sebagian type mobil telah ada yang telah dipasang di area pilar A. Apabila Anda tak menjumpainya, bermakna dapat disangka speaker-speaker yang digunakan pada mobil Anda berjenis coaxial.


2. Buat perkiraan dengan cara skematis bagaimana susunan dari sound sistem mobil Anda. Umpamanya seperti dibawah ini :


DESAIN AWAL


Anggap saja design awal dari sound sistem bawaan asli mobil Anda dengan cara skematis seperti diagram di atas.

Design awal yang simpel ini mempunyai HU dengan ampli built in, biasanya berdaya 100W, yang cukup untuk drive 2 unit 2 way split speaker serta 2 unit 3 way coaxial speaker.

Untuk optimalisasi sound sistem bawaan asli mobil, yakni : HU, split speaker serta coaxial speaker, keberadaannya sebisa-bisanya terus dipertahankan dalam rencana juga untuk optimalisasi cost. Jadi penyesuaian spesifikasi piranti penambahan (ampli, subwoofer, kabel, dan lain-lain.), bakal dikerjakan merujuk pada piranti sound sistem bawaan asli mobil.

3. Menpelajari apa yang telah di tulis diatas untuk di kembangkan selanjutnya, sampai sound sistem mobil Anda dapat lebih maksimal.

4. Menentukan maksud akhir rencana optimalisasi sound sistem mobil yang Anda kehendaki, contoh : SQ/SQL/SPL atau juga ICE (In Car Entertainment).

Menurut saya yang paling afdol sebelum saat menuju akhir/final rencana sound sistem mobil Anda, Anda dapat lakukan optimalisasi ini dengan cara bertahap sembari mengasah selalu pengalaman serta lakukan perbaikan-perbaikan pada step selanjutnya. Contoh : step pertama Anda cukup hingga pada Design #1, seperti dibawah ini. Step optimalisasi selanjutnya Anda dapat memakai Design #2. Bila Anda mau lebih maksimal lagi Anda juga dapat memakai Design #3, dst. Hingga Anda temukan sound sistem yang paling maksimal buat mobil Anda.

Lewat cara bagian ini, bakal berikan peluang untuk Anda untuk pelajari beragam kekurangan yang berlangsung (contoh : tetap berlangsung noise di sebagian area, tata letak yang kurang bagus, penentuan piranti keras yang kurang pas, dan lain-lain.) untuk diperbaiki pada step selanjutnya.

DESAIN #1
Design #1, adalah pengembangan paling simpel dari design awal dengan memberikan Ampli 4 Channel serta subwoofer.

Kehadiran piranti sound sistem bawaan asli mobil, yakni : HU, split speaker serta coaxial speaker, terus dipertahankan.

DESAIN #2

Design #2, adalah pengembangan belum terlampau rumit dari design awal dengan memberikan Ampli 4 Channel, 2 subwoofer, serta Ampli monoblock untuk drive 2 subwoofer.

Kehadiran piranti sound sistem bawaan asli mobil, yakni : HU, split speaker serta coaxial speaker, terus dipertahankan.

DESAIN #3

Design #3, adalah pengembangan menuju tingkat advanced dari design awal dengan memberikan Ampli 4 Channel, 2 subwoofer, Ampli monoblock untuk drive 2 subwoofer, 2 woofer, 2 midrange serta active X'over.

Active X'over, adalah alat pemilah serta pemisah frekwensi dari HU, supaya tiap-tiap speaker bisa beroperasi dengan cara optimal pada range frekwensinya masing-masing.

Kehadiran piranti sound sistem bawaan asli mobil, yakni : HU, split speaker, terus dipertahankan. Sedang coaxial speaker, terpaksa pensiun digantikan oleh 2 woofer serta 2 midrange.

5. Sesudah mantap dengan rencana yang diambil, selekasnya bikin daftar : belanjaan serta mencari info tempat bengkel audio yang mumpuni, terbaik dari majalah, koran, rekan, saudara, internet, ataupun hunting di semua penjuru kota.

6. Sesudah temukan bengkel audio yang mumpuni serta terpercaya, selekasnya berikan serta tanyakan rencana optimalisasi Anda dengan instalatur pakar yang ada di sana.

7. Sesudah Anda terasa pas dengan hasil diskusi dengan instalatur ybs. dan telah terasa pas dengan tawaran harga yang didapatkan, maka proyek dapat selekasnya diawali. Janganlah lupa minta garansi untuk jaga-jaga jika ada rusaknya piranti/komplain kekurangpuasan dari pihak Anda.

8. Yakinkan dead line proyek dapat usai serta janganlah segan-segan untuk turut mengawasi hasil pekerjaannya.

9. Sesudah proyek usai serta tak ada lagi yang butuh dikoreksi atau dikomplain, maka ditanggung Anda bakal terasa lebih kerasan serta lebin bangga dengan mobil Anda, terlebih pada sound systemnya.

Sebelumnya:
Kupas Tuntas A-Z Cara Setting Audio Mobil Part I
Kupas Tuntas A-Z Cara Setting Audio Mobil Part II
Kupas Tuntas A-Z Cara Setting Audio Mobil Part III | Tri Sunenti | 5