Mengulas Cara Kerja Mesin Diesel Plus kelebihan dan Kekurangan | Teknovanza - Otomotif Audio Mobil

Mengulas Cara Kerja Mesin Diesel Plus kelebihan dan Kekurangan

PENGERTIAN MESIN DIESEL


Sebelum sampai pada "Mengulas Cara Kera Mesin Diesel Plus kelebihan dan Kekurangan" mari kita ketahui terlebih dahulu pengertianya. Karena Bila anda membaca artikel ini, maka anda pastinya mau tahu info lebih banyak lagi perihal mesin diesel, serta beberapa pertanyaan yg mau dijawab seperti bagaimana ia bekerja? bedanya antara mesin diesel dengan mesin bensin, dan mengapa mesin diesel ukurannya semakin besar dari mesin bensin? serta ada banyak lagi.

PENGERTIAN :

Pengertian Mesin diesel yaitu sejenis mesin pembakaran dalam ; lebih khusus lagi, suatu mesin penyebab kompresi, di mana bahan bakar dinyalakan oleh suhu tinggi gas yang dikompresi, serta bukan hanya oleh alat tambah energi lain (seperti busi). Mesin diesel pada kendaraan otomotif kerap dipakai pada mobil-mobil yang memiliki kemampuan mesin yang besar, serta juga tenaga yang besar (misal ; Truk, tronton, fuso, bus serta kendaraan besar yang lain.)

Pengertian Mesin diesel yaitu sejenis mesin pembakaran dalam ; lebih khusus lagi, suatu mesin penyebab kompresi, di mana bahan bakar dinyalakan oleh suhu tinggi gas yang dikompresi, serta bukan hanya oleh alat tambah energi lain (seperti busi). Mesin diesel pada kendaraan otomotif kerap dipakai pada mobil-mobil yang memiliki kemampuan mesin yang besar, serta juga tenaga yang besar (misal ; Truk, tronton, fuso, bus serta kendaraan besar yang lain.) hal semacam ini karena mesin diesel pas untuk pemakaian jarak jauh (mesin diesel lebih tahan panas di banding mesin bensin) serta tenaga yang besar (lantaran konstruksi mesin diesel rata-rata berkapasitas besar).

Mesin diesel ini ditemukan pada th. 1892 oleh Rudolf Diesel, yang terima paten pada 23 Februari 1893. Diesel inginkan suatu mesin agar bisa dipakai dengan beragam jenis bahan bakar. Dia mempertunjukkannya pada Exposition Universelle di th. 1900 dengan memakai minyak kacang (tengok biodiesel). Lalu diperbaiki serta disempurnakan lagi oleh Charles F. Kettering.

Cara kerja mesin diesel


Saat angin dikompresi suhunya bakal meningkat, mesin diesel memakai karakter ini untuk sistem pembakaran. Angin disedot ke dalam area bakar mesin diesel serta dikompresi oleh piston yang merapat, tambahkan lagi dari rasio kompresi dari mesin bensin. Sebagian sebelum piston pada posisi Titik Mati Atas "TMA" atau BTDC "Before Top Dead Center", bahan bakar diesel disuntikkan ke area bakar dalam desakan tinggi lewat nozzle agar bercampur dengan angin panas yang bertekanan tinggi. Hasil pencampuran ini menyala serta membakar dengan lebih cepat. Dan Penyemprotan bahan bakar ke area bakar mulai dikerjakan waktu piston mendekati TMA untuk hindari detonasi. Penyemprotan bahan bakar yang segera ke area bakar diatas piston diberi nama injeksi segera "direct injection" sedang penyemprotan bahan bakar kedalam area spesial yang terkait segera dengan area bakar utama di mana piston ada diberi nama injeksi tak segera.

Ledakan tertutup ini mengakibatkan gas dalam area pembakaran mengembang dengan cepat mendorong piston ke bawah serta membuahkan tenaga linear. Batang penghubung "connecting rod" menyalurkan gerakan ini ke crankshaft serta oleh crankshaft tenaga linear tadi dirubah jadi tenaga putar. Dan Tenaga putar yang terdapat pada ujung poros crankshaft digunakan untuk beragam kepentingan.

Komponen Mesin Diesel:


Turbocharger /pun supercharger berfungsi untuk memperbanyak volume angin yang masuk area bakar lantaran angin yang masuk area bakar didorong oleh turbin pada turbo/supercharger.

Intercooler untuk mendinginkan angin yang bakal masuk area bakar. Angin yang panas volumenya bakal mengembang begitupun sebaliknya, maka dengan didinginkan mempunyai tujuan agar angin yang tempati area bakar dapat semakin banyak.

Mesin diesel susah untuk hidup pada waktu mesin dalam keadaan dingin. Sebagian mesin memakai pemanas elektronik kecil yang dimaksud busi menyala (spark/glow plug) didalam silinder untuk memanaskan area bakar sebelum saat penyalaan mesin. Yang lain memakai pemanas " resistive grid " dalam " intake manifold " untuk menghangatkan angin masuk hingga mesin meraih suhu operasi. Sesudah mesin beroperasi pembakaran bahan bakar dalam silinder dengan efisien memanaskan mesin.

Dalam cuaca yang benar-benar dingin, bahan bakar diesel mengental serta menambah viscositas serta membuat kristal lilin atau gel. Ini bisa merubah system bahan bakar dari tanki hingga nozzle, bikin penyalaan mesin dalam cuaca dingin jadi susah. Langkah umum yang digunakan yaitu untuk memanaskan penyaring bahan bakar serta jalur bahan bakar dengan cara elektronik.

Untuk aplikasi generator listrik, komponen utama dari mesin diesel yaitu governor, bertugas mengontrol suplai bahan bakar supaya putaran mesin senantiasa pada putaran yang di idamkan. Jika putaran mesin turun terlampau banyak mutu listrik yang dikeluarkan bakal alami penurunan hingga peralatan listrik tak bisa bekerja seperti tentunya, sedang jika putaran mesin terlampau tinggi maka bisa menyebabkan over voltage yang dapat mengakibatkan kerusakan peralatan listrik. Mesin diesel moderen memakai pengontrolan elektronik mutakhir untuk meraih maksud ini lewat modul kontrol elektronik (ECM) atau unit kontrol elektronik (ECU) - yang disebut " computer " dalam mesin. ketika menerima tanda kecepatan mesin lewat sensor serta memakai algoritma serta mencari tabel kalibrasi yang disimpan dalam ECM/ECU, lalu mengontrol jumlah bahan bakar serta saat lewat aktuator elektronik atau hidraulik untuk mengatur kecepatan mesin.
Jenis mesin diesel

Mesin diesel  dua-tak serta empat-tak

Umumnya jumlah silinder dalam kelipatan dua, walau berapapun jumlah silinder bisa dipakai sepanjang poros engkol bisa diseimbangkan untuk menghindar getaran yang terlalu berlebih. Mesin 6 segaris paling banyak di produksi dalam mesin tugas-medium ke tugas-berat, walau V8 serta 4 segaris juga banyak di produksi.

Mesin diesel bekerja dengan kompresi angin yang cukup tinggi, hingga pada mesin disel besar butuh ditambahkan beberapa angin yang semakin banyak. Maka dipakai Supercharger atau turbocharger pada intake manifold, dengan maksud penuhi keperluan angin kompresi.
Kelebihan serta kekurangan di banding dengan mesin busi-nyala

Untuk keluaran tenaga yang sama, ukuran mesin diesel semakin besar dari pada mesin bensin lantaran konstruksi besar dibutuhkan agar bisa bertahan dalam desakan tinggi untuk pembakaran atau penyalaan. Dengan konstruksi yang besar itu pengagum modifikasi relatif gampang serta murah untuk menambah tenaga dengan menambahkan turbocharger tiada terlampau pikirkan ketahanan komponen pada takanan yang tinggi. Mesin bensin butuh perhitungan yang lebih jeli untuk modifikasi penambahan tenaga lantaran biasanya komponen di dalamnya tak dapat menahan desakan tinggi, serta jadikan mesin diesel kandidat untuk modifikasi mesin dengan cost murah.

Menambahkan turbocharger atau supercharger ke mesin mempunyai tujuan menambah jumlah angin yang masuk dalam area bakar karena pada waktu kompresi bakal membuahkan desakan yang tinggi serta pada waktu penyalaan atau pembakaran bakal membuahkan tenaga yang besar. Menambahkan turbocharger atau supercharger pada mesin diesel tak punya pengaruh besar pada penggunaan bahan bakar lantaran bahan bakar disuntikan dengan cara segera ke area bakar pada waktu area bakar dalam situasi kompresi paling tinggi untuk menyebabkan penyalaan supaya berlangsung sistem pembakaran. Sedang menambahkan turbocharger atau supercharger pada mesin bensin benar-benar merubah penggunaan bahan bakar lantaran angin serta bahan bakar digabung dengan komposisi yang pas sebelum saat masuk area bakar, terbaik untuk mesin bensin dengan system karburator ataupun system injeksi.
Mengulas Cara Kerja Mesin Diesel Plus kelebihan dan Kekurangan | Tri Sunenti | 5