Cara Aman Mengemudi Mobil di Jalan Raya | Teknovanza - Otomotif Audio Mobil

Cara Aman Mengemudi Mobil di Jalan Raya


Jika beberapa tahun yang lalu jalan raya masih penuh dengan sepeda motor, namun sekarang ini sudah massanya roda empat alias Mobil. Mungkin saat ini Anda belum ikut andil untuk memadati lalu lintas, karena masih dalam tahap belajar menyetir mobil.

Panduan Cara Belajar Mengemudi Mobil Untuk Pemula di Jalan Raya

Jika beberapa tahun yang lalu jalan raya masih penuh dengan sepeda motor, namun sekarang ini sudah massanya roda empat alias Mobil. Mungkin saat ini Anda belum ikut andil untuk memadati lalu lintas, karena masih dalam tahap belajar menyetir mobil bagi pemula. Jadi sebaiknya terlebih dahulu silahkan ketahui cara aman mengemudi, setelah itu baru belajar.

Cara Aman Mengemudi Mobil di Jalan Raya


Tanpa peduli merek, model transmisi matic, manual dan harga mobil yang Anda kemudikan, faktor keamanan tetap merupakan yang terpenting. Melalui Teknovanza.com mari kita sekolah stir mobil dengan mengetahui beberapa strategi dasar keamanan di jalan saat mengemudi.

Pertama, temukan kenyamanan dalam posisi mengemudi terlebih dahulu. Silahkan atur kursi atau jok sehingga anda dapat meletakkan pergelangan tangan di atas roda kemudi dengan tangan terentang dan tentunya juga lebih nyaman. Lakukan dengan mengatur kemiringan sandaran kursi sampai Anda menemukan posisi ideal dan paling aman yang benar-benar nyaman, dengan demikian akan mengurangi tingkat kelelahan.

Bila sudah maka selanjutnya Anda bisa mengatur untuk sandaran kepala agar pas berada di belakang. Pegang stir mobil atau kemudi dengan kedua tangan sejajar pada posisi jarum jam angka sembilan, untuk tangan kiri dan tangan kanan pada jam tiga. Dengan begitu Anda lebih mudah untuk memutar roda kemudi ke kiri maupun kanan secara tepat dan juga cepat.

Saat dirasa kurang nyaman maka Anda juga dapat memilih posisi jarum jam "10 kiri" dan jam 2 "kanan". Yang harus di ingat adalah hindari untuk membiasakan meletakkan tangan pada bagian atas roda kemudi, terlebih untuk jenis-jenis mobil baru, karena kebiasaan seperti itu memungkinkan air bag dapat mematahkan tangan Anda atau mendorongnya ke muka bila sampai terkembang, dan yang jelas tingkat resiko cidera lebih tinggi bila terjadi kecelakaan.

Mungkin pihak pemerintah saat ini belum memberlakukan beberapa peraturan penting dalam mengemudi mobil, seperti untuk menggunakan sabuk pengaman atau bahasa keren nya "safety belt" sebelum mesin Anda hidupkan. Dan juga menyuruh penumpang di kursi depan juga mengenakan sabuk pengaman yang sudah terpadang di mobil. Karena safety belt ini telah terbukti berhasil menyelamatkan jiwa pengguna.

Aturan dan Panduan saat Mengemudi Mobil

Aturan dan Panduan saat Mengemudi Mobil

  1. Mengikuti arus lalu lintas di sekitar Anda. Bila memungkinkan silahkan mengatur kecepatan yang sama dengan kendaraan sekitar anda.
  2. Perbedaan kecepatan (cepat dan lambat) dengan kendaraan lain di dekat Anda dapat membahayakan.
  3. Bersikaplah konsisten. Tentukan tingkat kecepatan dan jalan Anda sendiri, dalam artian "Jangan mengikuti" bila ada kumpulan kendaraan di jalan tol, bertujuan untuk menghindari tabrakan.
  4. Pahami lalu lintas. Dengan cara melihat jauh ke depan serta memperhatikan "membaca adanya masalah yang mungkin akan terjadi" sebelum anda sampai di tempat itu, seperti kendaraan lain akan berhenti, memperlambat, pindah jalur, etc.
  5. Ingat untuk selalu memeriksa kaca spion mobil Anda.
  6. Selanjutnya adalah Antisipasi. Anda juga harus mulai belajar untuk mengantisipasi keadaan darurat yang mungkin terjadi, serta untuk membuat rencana jalan keluarnya.
  7. Jangan bersikap santai-santai di jalur paling kanan. Karena seperti yang kita ketahui bahwa jalur kanan ini adalah untuk mendahului, dan bukan jalur khusus adu kecepatan. Jadi bila kecepatan anda di bawah 80 km/jam, sebaiknya memakai jalur sebelah kiri. Ini salah satu alasan kenapa banyak pengemudi yang nekad mendahului memakai jalur paling kiri. Karena sudah membaca Artikel di teknovanza ini, jangan salahkan dulu mereka, karena mungkin sedang terburu-buru. Tapi tetap ada pengemudi yang keras kepala + menang+benar sendiri dengan tidak bersedia untuk memberi jalan di jalur paling kanan agar pengemudi di belakang bisa menyalipnya.
  8. Sebaiknya gunakan tetap gunakan jalur sebelah kiri, terkecuali bila Anda ingin mendahului. Dan jangan pernah mencoba untuk memblokir pengemudi yang ngebut. Karena ini sudah menjadi tugas Bapak Polisi lalu lintas.
  9. Gunakan tanda atau sinyal. Anda harus memberi tanda sebelum pindah jalur dan membelok.
  10. Hati hati sebelum membelok ke kanan. Saat berhenti karena mungkin kondisi jalan terlalu, jadi harus menunggu untuk belok ke kanan maka biarkan posisi kemudi lurus sampai mendapat giliran untuk belok. Penting Untuk Anda Ketahui; Saat kondisi menunggu dengan posisi kemudi ke arah kanan dan anda tertabrak dari belakang, besar kemungkinan mobil yang anda kemudi akan terdorong ke arah kendaraan dari depan saat terjadi kecelakaan.
  11. Toleransi agar mereka mudah masuk jalan tol. Saat mobil berada di jalur kiri pada jalan tol yang lebar maka dapat membantu kendaraan yang akan masuk ke tol dari arah kiri secara aman dan mulus dengan cara berpindah jalur sebentar saja, tapi ini sekiranya memungkinkan.
  12. Penggunaan rem mobil di waktu yang tepat. Anda harus mengurangi kecepatan sebelum mulai memasuki jalan menikung. Melakukan pengerem saat di tengah-tengah tikungan dapat mengurangi keseimbangan mobil yang di setir. Dan jangan lupa untuk menurunkan gigi transmisi sebelum memasuki jalan tikungan.
  13. Anda dapat melakukan pengetesan sistem anti-lock brake (ABS) mobil. Semoga mobil para pembaca ini sudah dilengkapi dengan ABS. Mungkin Anda akan dikejutkan dengan getaran juga suara aneh dari pedal rem jika diinjak secara mendadak. Pembaca situs otomotif Teknovanza ini jangan menungu sampai terjadi keadaan darurat. Sebaiknya sempatkan diri untuk mencari jalan yang licin tapi kosong, mungkin di pelataran parkir yang kosong dan injaklah rem sekuat-kuatnya sampai sistem ABS mobil Anda bekerja, Dengan begitu anda akan mengetahui bagaimana rasanya atau kondisi. Pengetesan ini juga bisa Anda lakukan mengunakan sistem rem biasa. Cara seperti ini di lakukan untuk mengetahui apakah pengereman cukup seimbang dan tidak menarik ke satu sisi yang bisa membahayakan.
  14. Letakan atau lkalu perlu matikan Hp Anda saat mengemudi. Dari berbagai kasus dan penelitian yang di lakukan, penggunaan hp waktu menyetir memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi. Tingkat resiko tidak berubah walau Anda menggunakan hands-free dan sejenisnya.
  15. Jagalah mata Anda waktu malam. Jangan pernah menatap lampu mobil yang berlawanan arah dengan Anda. Mungkin saat Anda terganggu maka fokuskan pandangan Anda pada bahu kiri jalan yang Anda lalui.
  16. Cukup tidur. Ini sudah banyak di wanti-wanti oleh banyak pihak, jangan mengemudi bila anda mengantuk. Karena mata lebih cenderung akan terpaku pada satu titik, maka ini adalah tanda2 bahaya bagi Anda. So, demi keamanan sebiknya segera hentikan mobil yang Anda setir saat menemukan tempat yang aman untuk melakukan istirahat selama beberapa menit sebelum melanjutkan perjalanan.

Lanjut ke belajar mengemudi mobil, Teknovanza sebenarnya sudah membuat postingan artikel cara menyetir mobil untuk pemula. Tapi untuk lebih melengkapinya mari kita review beberapa point-point yang lain disini. Karena skill cara mengemudi saat ini adalah 1 keharusan yang anda kuasai. Dengan kemanapun yang lebih maka akan semakin nyaman dan memberi rasa aman bagi diri sendiri juga penumpang.

Sekiranya punya kendaraan probadi kenapa tidak mengemudikanya sendiri. Terlebih sekarang ini banyak kebutuhan yang dulunya sekunder telah menjadi primer dan bayaran yang harusnya di gunakan untuk membayar sopir bisa Anda tabung. Sedangkan untuk belajar cara mengemudi mobil, kita tidak harus memiliki mobil sendiri. Meskipun sebenarnya jika menggunakan mobil pribadi akan mempermudah dan lebih cepat menguasainya.

Solusi belajar nyetir sebelum memiliki mobil, anda bisa memenjam mobil teman, saudara atau lebih enak milik ortu. Cara anda nanti dalam mengemudikan mobil mempunyai peranan sangat penting dalam keselamatan dan kenyamanan penumpang. Jadi meski dalam belajar tidak membutuhkan persiapan khusus, sebaiknya Anda serius punya kemauan keras serta disiplin.

Dan dari Teknovanza berikut ini adalah tahap dan proses belajar stir mobil dengan cepat dan benar. Tapi seperti yang sudah Teknovanza sampaikan di atas yang paling menentukan adalah keseruisan dan kemauan keras anda, tanpa adanya 2 hal tersebut, maka yang di peroleh hanya sekedar bisa, tanpa punya skill dan kemampuan.

Tahap belajar mengemudi
  • Pengenalan mobil "transmisi manual dan transmisi automatis/ metic"
  • Belajar menjalankan mobil "perpindahan gigi porsneling, injakan pedal kaki mobil"
  • Mengemudi di jalan raya
  • Belajar mengemudi di tanjakan

Ok! Demikian sekolah stir mobil nya, maaf bila mungkin tips cara belajar mengemudi bagi pemula terlalu singkat, karena sesuai dengan judul serta tema post yaitu mengenai "Aturan dan Panduan Mengemudi Mobil di jalan raya". Tapi untu cara selengkapnya bisa anda temukan di bawah ini.
Cara Aman Mengemudi Mobil di Jalan Raya | Tri Sunenti | 5