Cara Tune-Up Untuk Mobil | Teknovanza - Otomotif Audio Mobil

Cara Tune-Up Untuk Mobil

Pengertian

Tune-up mobil adalah service yang seringkali dikerjakan dibanding dengan type servis yang lain, seperti overhaul

Tune-up mobil adalah service yang seringkali dikerjakan dibanding dengan type servis yang lain, seperti overhaul, spooring- balancing, serta kenteng magic (ketok magic). Pengertian Tune-up untuk mobil adalah servis yang mempunyai fugsi atau tujuan untuk kembalikan tenaga motor supaya sesuai sama standarnya. Jadi, tune-up adalah servis utama suatu mobil sebelum servis yang lain.

Urutan tune-up mobil mesti sama dengan prosedur. Jika tidak sesuai urutan yang benar, hasil tune-up tidak optimal serta bakal banyak alami terjadinya pengulangan pekerjaan. Seperti orang bersihkan ruang, langkah yang pas yaitu menyapu (bersihkan) sisi atas (langit-langit), lalu bersihkan lantainya. Bila menyapu lantai terlebih dulu, lalu bersihkan langit-langit ruang, lantainya mesti disapu lagi. Ini terang tak efektif, terbaik tenaga, saat, ataupun hasil pekerjaan. Dengan langkah prosedur tune-up yang benar,maka keuntungan nya;
  • Pengerjaan lebih cepat.
  • Hemat Tenaga
  • Peralatan untuk tune-up mobil lebih awet
  • Mobil lebih awet lantaran frekuensi bongkar-pasangnya relatif lebih kecil.

Peralatan bengkel tune-up mobil

Dalam pelaksanaan tune-up, sebenarnya hanya sedikit alat yang di gunakan. Bila Anda menyiapan alat yang berlebihan dari berbagai jenis, namun tak dipakai, itu mengisyaratkan kurangnya pemahaman pada mesin. Alat untuk tune-up mobil adalah seperti berikut.
  1. Kunci pas
  2. Kunci ring.
  3. Obeng + dan -
  4. Feeler gauge (alat ukur tune-up).
  5. Ampelas (ambril)
  6. Timing- light
  7. Mesin analyzer atau mungkin Tes kompresi.
  8. Kain lap.

Tetapi, bila peralatan itu sudah ada didalam kotak peralatan (toolbox), pasti tak ada kelirunya disediakan satu kotak itu. Kotak alat baiknya di taruh diatas meja atau mungkin kursi, tak di taruh di lantai lantaran dalam pekerjaan tune-up semakin banyak dikerjakan dengan berdiri daripada duduk atau mungkin berbaring. Letakkan kotak alat diatas meja atau mungkin kursi bakal mempermudah dalam pilih serta mengambil alat yang bakal dipakai. Lantaran tak seluruhnya kunci dibutuhkan, siapkan sebagian kunci serta simpan diluar kotak, namun diatas kursi atau mungkin meja itu.

Kalkulasilah jumlah kunci didalam kotak untuk menghindar kemungkinan kunci tak di ketahui tertinggal didalam mesin atau mungkin dekat mesin. Peralatan yang besar kemungkinan dapat tertinggal didalam atau mungkin di dekat mesin yaitu peralatan kecil, seperti feeler gauge, kunci cocok, kunci ring, obeng, ampelas, kain lap, serta kabel-kabel. Peralatan yang tertinggal didalam atau mungkin di dekat mesin bisa menyebabkan bahaya kebakaran serta rusaknya mesin, bahkan juga dapat membahayakan keselamatan penumpang. Misal masalah disebabkan tertinggalnya peralatan didalam mesin atau mungkin di dekat mesin mobil seperti berikut.

Kunci cocok menghubungkan kutub positif dengan kutub negatif accu bisa mengakibatkan kebakaran.
Kabel tersangkut di daun kipas radiator hingga daun kipas patah.

Terkecuali mengkalkulasi jumlah peralatan yang dipakai, butuh di check juga keadaan tiap-tiap peralatan dengan cara cermat. Yakinkan bahwasanya peralatan itu dalam situasi terbaik. Keadaan alat yang bisa menyebabkan kecelakaan seperti berikut.

Kunci yang retak.
Kabel mengelupas.
Obeng retak.

Cara Tune-Up Mobil
Cara Tune-Up Mobil

A. Mengecek Air Radiator

Sebelum saat tune-up diawali, terlebih dulu air radiatornya kita check. Buka tutup radiator lewat cara diputar, lalu saksikan air radiator dari lubang pengisian air. Bila jumlah air radiatornya kurang, imbuhkan seperlunya dengan air yang bersih.
Volume air di radiator disebutkan cukup bila ketinggiannya meraih batas bawah leher tutup radiator. Janganlah menghidupkan mesin dalam situasi air radiator kurang, lantaran, mesin bakal jadi sangatlah panas.
Saat mengecek air radiator, check juga kwalitas airnya. Bila airnya kotor, baiknya ditukar dengan yang baru. Bila airnya berminyak, bermakna berlangsung kebocoran oli yang menuju system pendinginan air. Check juga kemungkinan terjadinya kebocoran air pendingin dengan lihat ada tidaknya rembesan air diluar radiator.

B. Mengecek Oli Mesin

Sesudah mengecek air radiator, step selanjutnya yaitu mengecek oli mesin. Bila oli mesin di check sesudah tune-up usai, hasil tune-up akan tidak optimal lantaran keadaan oli mesin punya pengaruh pada suhu kerja mesin. Diluar itu, oli mesin juga punya pengaruh pada bunyi mesin. Bila oli mesin sangatlah kotor, encer, atau mungkin kurang, bunyi mesin bakal jadi kasar. Hal semacam ini bakal punya pengaruh pada putaran stasioner serta idel.
Kontrol oli mesin mencakup volume oli serta keadaan oli. Volume oli mesti penuhi batas minimum yang ditetapkan, bila Oli kurang, imbuhkan dengan oli yang kekentalanya sama. Baiknya, oli yang ditambahkan itu mereknya sama, untuk hindari reaksi kimia yang bisa merugikan keadaan serta kerja mesin.
Dipandang berbahan bakunnya, oli pelumas ada 2 jenis, yakni :

Oli MineralOli mineral di buat berbahan crude oli yang memiliki kandungan bahan hidro karbon serta parafin yang cukup tinggi.

Oli Sintetis

Oli Sintetis adalah hasil dari kombinasi sebagian senyawa kimia. Oli sintetis lebih terbaik dari pada oli mineral lantaran dapat tahan bekerja pada suhu rendah serta suhu tinggi.

C. Keadaan Visual Mesin

Usai mengecek oli mesin, janganlah segera menghidupkan mesin. Amati dengan cermat keadaan visual mesin. Yakinkan bahwasanya mesin betul-betul aman untuk dihidupkan.
Mengecek keadaan mesin dengan cara visual termasuk juga aksi pencegahan kecelakaan yang perlu dikerjakan sebelum saat tune-up. Mesin disebutkan aman untuk dihidupkan bila kontrol mesin tunjukkan hasil seperti berikut.

Tak ada kabel yang tersangkut.
Tak ada kabel busi yg tidak terpasang.
Pemasangan kabel-kabel busi telah benar sesuai sama urutan pengapiannya.
Tak ada peralatan apapun yang terdapat diatas mesin.
Baut serta mur terpasang dengan terbaik.
Tak ada kebocoran bensin pada mesin.
Tak ada kabel yang alami jalinan singkat.
Oli mesin serta air radiator cukup.

D. Menghidupkan Mesin


Sesudah mesin siap dihidupkan serta aman dari kemungkinan ada bahaya, hidupkan mesin pada putaran stasioner, sebagian menit lalu imbuhkan putarannya bila dibutuhkan. Janganlah menghidupkan mesin segera pada putaran tinggi, lantaran pelumasan belum hingga ke semua komponen mesin, untuk menghindar keausan pada komponen.
Untuk kepentingan mengkaji rusaknya mesin, sepanjang mesin hidup cermati tiga hal seperti berikut.

a. Bunyi Mesin

Bunyi mesin yang dapat muncul waktu menghidupkan mesin seperti berikut.

Ledakan disebabkan Pembakaran


Ledakan disebabkan pembakaran bahan bakar (bensin atau mungkin solar) menyebabkan bunyi yang khas. Pada mesin yang pembakarannya normal, bunyi ledakannya rata. Pada mesin yang pembakarannya tak normal, bunyi ledakannya tak rata, berlangsung entakan tiap-tiap sebagian detik. Bila bunyi itu tak disalurkan melalui knalpot, bakal terdengar sangatlah keras serta memekakkan telinga.
Bunyi mesin memiliki bahan bakar bensin lebih halus dibanding dengan mesin memiliki bahan bakar solar atau mungkin diesel.

Getaran Komponen


Tahu tanda-tanda bunyi beragam mesin bakal memudahkan dalam memastikan rusaknyanya. Bunyi yang diakibatkan oleh getaran komponen mesin adalah bunyi yg tidak normal. Getaran itu dapat berlangsung lantaran baut atau mungkin mur yang longgar, komponen retak, atau mungkin patah. Bunyi-bunyi disebabkan getaran mesin tidak sama sekali dengan bunyi disebabkan pembakaran bahan bakar.

Gesekan


Gesekan komponen yg tidak dilumasi dengan oli, dapat menyebabkan bunyi yg tidak nyaman. Bunyi disebabkan gesekan dapat muncul pada tuas system kawat gas karburator yg tidak dilumasi dengan terbaik, gesekan piston dengan dinding silinder, atau mungkin gesekan pada lakher.

Aliran Gas


Aliran gas yang bocor dapat menyebabkan bunyi yg tidak normal, seperti terjadinya kebocoran pada saluran gas masuk dalam silinder (intake manifold). Bunyi itu berbentuk desis yang keras.

Ketukan (knocking)


Bunyi yang disebabkan oleh ada ketukan dua komponen mesin yang cukup keras, umumnya berlangsung di daerah seperti berikut.

Celah katup yang terlampau besar.
Bantalan poros engkol longgar.
Piston kocak.
Pen piston longgar.
Poros nok kocak.

Loncatan Bunga Api


Loncatan listrik tegangan tinggi dapat menyebabkan bunyi khas. Bunyi itu dapat serupa suara seekor cicak berdecak. Pemicu loncatan bunga api listrik yaitu kebocoran arus atau mungkin jalinan singkat.

Desakan Gas


Bunyi yang dikarenakan oleh desakan gas yang bocor nyaris sama juga dengan kebocoran aliran gas masuk. Kebocoran gas dikarenakan oleh sekat yang kurang rapat. Bunyi mesin mesti didengarkan dengan saksama untuk mencari pemicu rusaknya mesin. Karenanya, banding bunyi mesin sebelum saat serta sesudah tune-up.

b. Getaran Mesin

Cermati getaran sepanjang mesin hidup pada putaran stasioner. Mesin yang normal tak mempunyai getaran yang kasar. Bila dilihat, pada saat mesin dinyalakan, bodi mesin itu tak bergetar terkecuali kabel-kabel businya yang sedikit bergetar. Bila getaran mesin agak kasar, bermakna ada masalah pada sistem pembakaran atau mungkin komponen-komponennya. Getaran yang kasar dikarenakan oleh beberapa hal seperti berikut.
  • Desakan kompresi berbeda pada semasing silinder.
  • Desakan kompresi diatas standarnya.
  • Pembakaran pada satu diantara silinder tak normal.
  • Satu diantara busi mati.
  • Satu diantara kabel busi terlepas.
  • Pemasangan kabel busi tidak cocok urutan pengapiannya.
  • Ada komponen-komponen yang kocak atau mungkin kendor baut-bautnya.

c. Asap Knalpot

Sesudah bunyi mesin serta getarannya dilihat, setelah itu cermati dengan cermat bentuk serta warna asap bekas pembakaran yang keluar dari knalpot. Asap yang keluar dari knalpot adalah panduan terbaik tidaknya sistem pembakaran bahan bakar mesin itu.
Ada empat warna asap knalpot yang bisa jadikan panduan terbaik tidaknya sistem pembakaran dalam mesin seperti berikut.

Warna Asap Hitam


Warna asap hitam pada mesin diesel adalah suatu hal yang lumrah. Tetapi, warna asap hitam pada mesin bensin adalah tandanya ada pembakaran yg tidak prima lantaran keunggulan bensin pada kombinasi gas serta bensinnya. Ukuran standard yang dipakai juga sebagai pembanding warna asap disebutkan hitam atau mungkin normal yaitu asap mesin dalam keadaan normal.

Warna Asap Putih


Asap mesin 2 tidak yang normal berwarna putih. Tidak sama dengan mesin 4 tidak, bila asap mesin 4 tidak berwarna putih bermakna ada rusaknya atau mungkin masalah pada mesin itu. Warna putih dikarenakan asap dari oli yang terbakar. Pada mesin 2 tidak, oli memanglah terbakar berbarengan bensin. Tetapi pada mesin 4 tidak, oli tak terbakar, terkecuali ada kebocoran oli dari karter ke ruangan bakar.

Asap Tidak Berwarna


Asap mesin 4 tidak yang terbaik yaitu yg tidak berwarna. Warna asap seperti ini mengisyaratkan kombinasi gas normal, tak keunggulan bensin, tak bercampur dengan oli, serta tak kekurangan bensin.

Asap Knalpot Berjelaga


Jelaga pada asap mesin, terbaik itu mesin 2 tidak ataupun 4 tidak, dikarenakan ada kandungan minyak tanah didalam bensin. Bila asap yang dihasilkan berjelaga, bunyi mesin pasti tak normal (kasar) serta elektroda businya hitam.

Demikian cara tune-up mobil yang bisa Tekno sampaikan pada kesempatan kali ini, Pengerjaan tune-up sendiri, pada dasarnya tidak jauh berbeda untuk tune-up mobil bensin, solar, injeksi, toyota, suzuki atau merk apapun, termasuk timor sekalipun. Karena intinya hanya satu, seperti yang telah tekno sampaikan di atas. Yang sering membedakan adala malah terletak pada ongkos atau biaya tune-up mobil itu sendiri, dan itu tergantung dari bengkel tune-up di kota Anda.
Cara Tune-Up Untuk Mobil | Tri Sunenti | 5