Mengenal Fungsi Komponen Transmisi Otomatis Mobil | Teknovanza - Otomotif Audio Mobil

Mengenal Fungsi Komponen Transmisi Otomatis Mobil

Komponen Transmisi Otomatis yang terbaik terdiri dari beberapa kompone serta sistem yang memang sudah dirancang untuk saling bekerja sama pada sebuah komponen mekanik serta hidrolik serta listrik dengan teknologi yang pintar. Sistem transmisi ini sudah dikembangkan selama bertahun-tahun lamanya. Tak heran jika sistem ini mampu menjadi pilihan utama serta sistem ini puin menjadi sebuah bentuk karya seni.
Sistem transmisi ini sudah dikembangkan selama bertahun-tahun lamanya. Tak heran jika sistem ini mampu menjadi pilihan utama serta sistem ini puin menjadi sebuah bentuk karya seni

Adapun komponen utama transmisi otomatis mobil ialah sebagai berikut :

Set aksesoris planet


Bagian ini merupakan sistem mekanik yang bertugas untuk menyediakan berbagai rasio pada roda gigi maju serta mundur

Sistem Hidrolik


Sistem ini menggunakan cairan transmisi khusus yang nantinya dikirm oleh Pump Oil melalui Badan Valve. Dimana nantinya akan memikul tugas untuk mengontrol bagian Kopling serta Band. Komponen transmisi yang berhubungan dengan kopling tersusu oleh beberapa bagian, diantaranya pedal kopling, master kopling atas, fork kopling atau garbu pembebas, release hearing kopling, cover cluth, kampas kopling atau plat kopling, serta roda gila atau Fly Wheel.

Gasket serta segel


Bagian ini digunakan untuk menjaga minyak dari kebocoran.

Torque Converter


Bagian ini memiliki fungsi selayaknya kopling. Dimana nantinya memungkinkan kendaraan (mobil) kita untuk pergi ataupun berhenti di gigi ketika mesin tengah berjalan.

Modulator atau yang lebih dikenal dengan Throttle


Di bagian ini memiliki fungsi untuk memantau kecepatan serta posisi dari throttle kapan waktu akan bergeser.

Dari apa yang kami jelaskan diatas dapat disimpulkan jika komponen transmisi yang berhubungan dengan kopling adalah bagian-bagian daripada kopling itu sendiri. Komponen transmisi otomatis memang memiliki banyak gigi di dalamnya dengan berbagai macam kombinasi. Dari kesemua gigi yang ada memiliki fungsi serta cara kerja yang saling bergantung satu sama lainnya.

Dapat disimpulkan jika komponen transmisi otomatis haruslah benar-benar kita perhatikan dengan baik. Pasalnya, jika ada satu abgian komponen yang rusak, bisa dipastikan sistem transmisi inipun tidak akan berjalan. Lalu bagian mana saja komponen transmisi yang sering mengalami kerusakan? Komponen transmisi yang sering rusak adalah bagian dari sistem transmisi itu sendiri. Adapun cara untuk mencegahnya ialah lakukan maintanance secara teratur. Kami sarankan untuk melakukan penggantian oli transmisi setiap 20ribu km. Selain itu juga, kami sarankan dalam penggantian oli transmisi hendaknya jangan menggonta-ganti merk oli. Gunakan satu jeni oli saja.


Komponen Utama Transmisi terdiri dari beberapa bagian penting diantaranya :


Input Shaft

Ini adalah bagian dari transmisi yang langsung berhubungan dengan bagian kampas kopling. Inilah yang menyebabkan mengapa kampas kompling tidak bisa masuk ke segala macam jenis mobil. Karena nantinya kampas harus masuk ke dalam input shaft.

Speed gear

Merupakan bagian gigi percepatan. Bagian inilah yang paling menentikan berapa kecepatan yang nantinya akan dihasilkan oleh mesin.

Counter gear

Ini adalah bagian roda gigi namun letaknya berlawanan dengan gigi percepatan. Roda gigi inilah bekerja bersama roda gigi percepatan membentuk sebuah perbandingan gigi yang nantinya akan menghasilkan sebuah percepatan (pertambahan putaran).

Cluth hub

Bagian komponen yang memiliki tugas untuk meneruskan putaran ke bagian gigi percepatan serta memutuskan putaran. Bagian ini juga yang bekerja menentukan bagian gigi percepatan yang mana yang nantinya akan bekerja.

Drift fork

Merupakan sebuah tuas garpu pemindah yang nantinya memiliki fungsi untuk mengoperasikan clutch hub.
Mengenal Fungsi Komponen Transmisi Otomatis Mobil | Tri Sunenti | 5