Dasar Perbaikan Mobil: Cara Mengganti Oli Mesin Mobil

Dasar Perbaikan Mobil: Cara Mengganti Oli Mesin Mobil
Jika mobil Anda mogok, Anda harus memusatkan perhatian untuk membuatnya hidup kembali. Bila Anda tidak memiliki mobil, Anda mungkin tidak tahu apa yang harus dilakukan. Namun, Anda tidak perlu menyerahkannya ke montir untuk memperbaiki mobil Anda. Karena ada banyak perbaikan dasar yang bisa Anda lakukan sendiri.

Baca juga Cara memilih Oli Mesin dan Waktu Mengantinya

Sebelum Anda menyerahkan mobil Anda ke Bengkel Mobil, pastikan Anda mengetahui dengan jelas berapa biaya perbaikannya. Jika tidak mengetahui, silahkan klarifikasi dengan tukang service atau mekanik sebelum memulai perbaikan pada mobil. Maka Anda tidak akan dikejutkan dengan adanya biaya tambahan.

Penting untuk menjaga oli rem Anda. Kompartemen oli rem biasanya dekat dengan mesin dan harus diperiksa secara teratur. Pastikan kompartemennya selalu penuh dan tambahkan lagi oli rem jika diperlukan. Mungkin ada kebocoran di sistem Anda jika Anda harus sering menambahkan oli rem.

Saat menyewa mekanik untuk memperbaiki mobil, selalu mencari rujukan dan pendapat dari teman, keluarga dan rekan kerja yang anda percaya. Melakukan hal itu akan memastikan bahwa Anda dapat menemukan seseorang yang telah menyediakan layanan berkualitas dan terpercaya di masa lalu dan memberikan nilai terbaik bagi pelanggan. Dengan cara ini, Anda dapat sangat meningkatkan kemungkinan mobil Anda akan berada di tangan yang baik, dan pada akhirnya Anda akan puas dengan pekerjaan yang dilakukan.

Selalu simpan catatan perawatan yang dilakukan pada mobil Anda. Faktur terakhir ini dapat membantu mekanik untuk mendiagnosis mobil Anda jika perlu. Catatan bisa membantu mekanik menentukan masalahnya.

Anda tidak harus selalu membawa kendaraan Anda ke bengkel mahal agar bisa beroperasi kembali. Ada kalanya mungkin Anda perlu menangani masalah mobil di rumah sendiri. Gunakan tip berikut agar mobil hidup lagi.

Cara Mengganti Oli Mesin Mobil



Ganti oli serta saringan oli mesin yaitu satu diantara hal terutama yang perlu Anda kerjakan untuk melindungi keadaan mobil Anda. Seiring berjalannya waktu, oli mesin juga akan alami penurunan mutunya serta saringan oli juga akan penuh dengan kotoran. Bergantung pada rutinitas menyetir serta type mesin mobil Anda, periode saatnya dapat sekitar dari 3 bulan atau sekitaran 5000 km hingga pada 24 bulan atau sekitaran 32. 000 km (yakinkan sesuai sama panduan pemakaian kendaraan Anda untuk periode waktu servis). Untungnya, ganti oli yaitu pekerjaan yang gampang serta murah. Jadi, lebih cepat Anda ganti oli Anda waktu diperlukan, lebih terbaik.

Cara Mengganti oli 1

Buang Oli

Angkat mobil Anda. Pakai dongkrak serta penyangga. Pada permukaan yang datar gunakan rem tangan serta dongkrak mobil Anda, tahan dengan penyangga. Tempat penyangga yang salah akan mengakibatkan kerusakan mobil Anda, jadi yakinkan Anda sudah membaca buku panduan mobil Anda. Dan sangat beresiko untuk bekerja dibawah mobil yang berdiri diatas dongkrak, jadi yakinkan Anda menempatkan mobil Anda pada penyangga.

Bila Anda memakai dongkrak untuk mengangkat kendaraan Anda, yakinkan untuk mengganjal roda mobil Anda dengan balok. Minta supaya seorang memandu Anda waktu menambah dongkrak, untu meyakinkan Anda tidak kebablasan.

Ada juga Cara Memilih Oli Terbaik Untuk Mobil Diesel

Panasi mobil Anda sesaat supaya oli jadi hangat. 2 hingga 3 menit telah cukup untuk buat oli sedikit encer serta juga akan mengalir lebih cepat. Partikel padat dari kotoran juga akan tercampur pada oli serta relatif mengendap waktu oli dingin. Biarlah mengalir, hingga sisi silinder juga akan bersih semuanya.

Ketika mesin masih tetap hidup, sediakan alat-alat yang dibutuhkan. Anda juga akan butuh oli yang baru, saringan oli baru, baki serta kertas koran bekas (second) untuk menyimpan oli bekas (second), serta mungkin saja kunci sok serta senter. Baca panduan mobil Anda untuk meyakinkan type oli serta saringan yang dibutuhkan.

Bengkel mobil juga akan dapat menerangkan apa type oli serta saringan oli yang Anda perlukan selama Anda dapat mengatakan merk serta jenis mobil Anda.

Buka penutup oli. Buka kap mesin serta mencari tempat penutup oli yang ada di bagian atas mesin Anda. Di sinilah Anda juga akan memberikan oli baru sesudah oli lama dibuang. Dengan buka tutup oli ini, oli lama semakin lebih gampang mengalir karna ada aliran angin dibagian atas silinder.

Mencari bak oli. Dibagian bawah mesin, mencari bak datar yang tempatnya lebih dekat ke mesin. Ada baut penutup dibagian dasarnya. Baut penutup berikut yang perlu Anda buka untuk buang oli lama. Tempatkan baki serta sebagian lembar koran bekas (second) pas dibawah lubang pembuangan itu untuk menyimpan oli lama.

Bila Anda tidak dapat ketahui yang mana bak oli serta bak transmisi, cobalah nyalakan mesin sepanjang lima hingga sepuluh menit. Baut penutup oli juga akan merasa panas. Bak transmisi akan tidak merasa panas.

Buka baut penutup. Kendurkan dengan memutar berlawanan dengan arah jarum jam. Pakai kunci sok jika Anda mempunyai ruang untuk bergerak. Anda harus juga buka serta ganti seal kertas pada baut itu, tetapi jika segell terbuat dari logam, jadi ini bisa dipakai kembali jika keadaannya masih tetap bagus.

Oli juga akan selekasnya mengalir dari bak sesudah Anda membukanya, serta alirannya juga akan sedikit miring, sedikit susah untuk ditampung. Demikian Anda sudah mengendurkan baut dengan memakai kunci, bukalah keseluruhannya memakai tangan. Yakinkan Anda meletakkan baki serta koran bekas (second) dibawahnya sebelumnya Anda buka bautnya. Juga waspadalah, jangan pernah baut tercelup kedalam baki diisi oli, karna juga akan sulit untuk di ambil kembali. Bila Anda menjatuhkannya kedalam baki, pakai magnet untuk mendengarkan. Baiknya, pakai seperti batang bermagnet di bagian ujungnya.

Cara Mengganti oli beda untuk " menyelamatkan " baut penutup yaitu dengan memakai corong. Ambillah baut dengan memakai corong, demikian baut jatuh kedalam corong, ambillah selekasnya.
Bila Anda butuh alat untuk melepas baut oli, sisi yang berupa seperti pipa pada kunci sok dapat digunakan. Bila hingga butuh memakai alat ini, bermakna bautnya sangat kencang.

Dalam sistem ini, tangan serta pakaian Anda mungkin saja juga akan berlumuran oli. Untuk memperingan pekerjaan Anda dalam bersihkan garasi Anda nanti, tempatkan sebagian lembar koran bekas (second) supaya ceceran oli tidaklah terlalu mangotori lantai.

Tunggulah. Butuh sebagian menit sebelumnya semuanya oli lama keluar dari lubang pembuangan. Ketika oli sudah keluar semuanya, gunakan kembali baut penutup. kencangkan dahulu dengan tangan supaya alur baut tetaplah aman, lalu kencangkan kembali dengan kunci cocok. Janganlah lupa ganti seal baut nya jika memang perlu.

Ketika Anda mengintip dibagian kolong mesin mobil, cobalah mencari seperti silinder berwarna biru atau putih. Tersebut saringan oli. Berikut yang selanjutnya juga akan Anda ganti.

Cara Mengganti oli 2


Ganti Saringan Oli


Dapatkan tempat saringan oli. Saringan tidak ada pada tempat yang sama, jadi mungkin dibagian depan, belakang atau samping dari mesin, bergantung type mobilnya. Saksikan saja filter baru yang juga akan Anda gunakan, seperti tersebut benda yang perlu Anda dapatkan. Biasanya, saringan oli berwarna putih, biru atau hitam, berupa silinder selama 10-15 cm serta lebarnya sekitaran 8 cm, seperti kaleng makanan.

Sebagian type mobil seperti BMW, Mercedes, Volvo jenis baru, mungkin saja mempunyai saringan berupa elemen atau cartrige, bukanlah berupa silinder yang diputar. Anda mesti buka tutup bak penampung saringan serta mengangkat saringannya.

Bebaskan saringan oli. Pegang dengan kuat serta putar perlahan-lahan berlawanan dengan arah jarum jam. Susunan plastik serta minyak juga akan buat tabung saringan oli jadi licin, pakai kain atau sarung tangan kasar untuk menolong sistem pembukaan saringan. Alat pembuka filter umumnya berbentuk sabuk karet untuk menggenggam tabung saringan, di mana Anda dapat membuatnya dari fanbelt bekas (second) yang mungkin saja Anda dapatkan di garasi Anda.

Yakinkan baki penampung oli lama masih tetap ada di tempatnya. Mungkin saja masih tetap ada sedikit oli yang ada pada tabung saringan yang juga akan mengalir waktu saringan di buka.

Waktu melepaskan saringan oli, yakinkan seal karet berupa lingkaran juga turut lepas. Jika masih tetap melekat pada mesin, saringan baru mungkin saja akan tidak dapat rapat serta oli juga akan bocor. Jadi, bila masih tetap melekat, tarik saja perlahan-lahan memakai jari atau cungkil dengan obeng untuk melepas sisi yang lengket.

Untuk menghindar kebocoran yang sangat besar waktu buka filter, Anda dapat membungkusnya dahulu dengan kantong plastik, untuk menyimpan oli yang mengalir, balikkan saringan oli serta biarlah didalam plastik.

 Sediakan saringan baru. Celupkan ujung jari Anda kedalam oli yang baru, serta berikan pada sekitaran seal lingkaran pada saringan baru, untuk melumasinya serta membuat sekat yang terbaik, serta mempermudah untuk dilepaskan di masa datang.

Anda dapat juga menuangkan sedikit oli kedalam saringan oli baru sebelumnya dipasang kembali ini juga akan kurangi saat yang dibutuhkan olehmesin mobil untuk memiliki kembali desakan oli yang cukup. Jika saringan oli terpasang dalam tempat vertikal, Anda dapat mengisinya sampai nyaris penuh, Bila tempatnya miring, oli mungkin saja juga akan tumpah sedikit waktu pemasangan saringan oli.

Gunakan saringan oli baru yang sudah dilumasi dengan hati-hati, jangan pernah alur nya rusak. Biasanya, ada panduan seberapa kencang Anda dapat menempatkan saringan itu. Cobalah saksikan spesifikasi pada kotaknya untuk panduan yang lebih khusus. Biasanya, Anda mesti mengencangkan filter sampai segel menyentuh mesin serta putar seperempat putaran sekali lagi.

Cara Mengganti oli 3

Menuangkan Oli Baru

Tuang oli baru kedalam lubang pengisian. Jumlahnya mesti sesuai sama panduan pemakaian mobil Anda, biasanya dibagian " kemampuan ".

Bila Anda menuangkan oli dengan tempat mulut botol masih tetap diatas, oli juga akan mengalir lebih lembut tanpa ada gelembung angin.

Yakinkan Anda memakai oli yang benar. Biasanya, Anda dapat memakai oli 10W-30, tetapi Anda mesti memastikannya dengan membaca panduan penggunaan mobil, atau mekanik yang memiliki pengalaman di bengkel.

Janganlah senantiasa meyakini tanda pengukur oli untuk ukuran yang pas. Akhirnya dapat salah, terlebih bila mesin barusan berhenti berputar-putar. (Tanda ini juga akan menghadirkan jumlah oli yang kurang, karna banyak oli berputar-putar dalam mesin). Bila Anda menginginkan mengecek dengan akurat, kerjakan pada pagi hari waktu mobil diparkir dalam permukaan yang datar, serta keadaan mesin dingin.

Gunakan kembali tutup pengisian oli. Check apakah masih tetap ada alat alat yang ketinggalan di sekitaran mesin.

Juga bagus untuk melap tetesan-tetesan oli sebersih mungkin saja. Walau ini tidak beresiko, tetapi tetesan oli pada mesin juga akan menguap serta menyebabkan asap waktu mesin jadi panas, yang mungkin saja juga akan buat Anda cemas, dan menyebabkan bau tidak enak.

Nyalakan mesin. Yakinkan lampu tanda desakan oli mati sesudah mesin menyala. Poisisikan persneling pada netral serta rem tangan terpasang, lantas check adakah tetesan oli dari mesin, Bila saringan oli atau baut penutup oli kurang kencang, mungkin saja kebocoran juga akan berlangsung. Nyalakan mesin Anda sebentar untuk tingkatkan desakan serta yakinkan semuanya sisi sudah terpasang terbaik. .

Reset lampu tanda pergantian oli. Ini mungkin saja bebeda Cara Mengganti olinya tergantug merk serta type mobil Anda. Jadi, check buku panduan penggunaan mobil Anda untuk Cara Mengganti oli yang benar. Untuk mobil keluaran GM, umpamanya, Anda mesti mematikan mesin serta menyalakan kunci kontak tanpa ada menyalakan mesin. Lalu, tekan pedal gas 3x masing masing sepuluh detik. ketika mesin menyala, lampu tanda pergantian oli sudah direset.

Cara Mengganti oli 4


Buang Oli Bekas


Tuang oli bekas (second) pada wadah yang dapat ditutup. Sesudah Anda ganti oli, tuang oli bekas (second) dari baki kedalam wadah yang lebih permanen. Tuang kedalam kaleng oli yang barusan Anda gunakan yaitu inspirasi bagus. Pakai corong plastik serta tuangkan oli bekas (second) ke dalamnya. Tandai kaleng itu dengan tulisan " oli bekas (second) " supaya Anda tidak salah nanti.
Cara Mengganti oli beda mungkin memakai botol susu bekas (second), botol cairan pembersih kaca, atau botol plastik beda. Hati-hati, janganlah lupa tandai botol itu dengan terang.

Janganlah taruh oli pada wadah yang memiliki kandungan bahan kimia seperti pemutih, pestisida, cat atau cairan anti beku. Ini juga akan menyulitkan sistem daur ulang.

Yakinkan saringan oli bekas (second) Anda juga sudah kering. Tuang saja sisa oli pada saringan oli jadi satu dengan oli bekas (second). Saringan oli dapat juga di daur ulang.

Mencari tempat penampungan di dekat Anda. Biasanya, bengkel tempat pergantian oli dapat menolong Anda. Toko yang jual lebih dari 1000 saringan oli per th. mesti ingin terima filter bekas (second). 1 Banyak bengkel tempat ganti oli akan menaruh pli bekas (second) Anda, mungkin saja dengan sedikit cost.

Cobalah oli yang sudah didaur ulang lain waktu. Oli yang di daur ulang sudah dibuat kembali jadi sama dengan oli baru. Sistem ini lebih gampang dari pada memakai minyak bumi yang perlu ditambang, dan menolong kurangi import minyak. Serta mungkin saja saja harga oli daur ulang ini lebih murah dari pada oli " baru " . Jangan lupa membaca
Tips Memilih Oli Terbaik Untuk Mobil

Tips Panduan


Ada baut pembuangan oli di market yang bisa memudahkan pergantian oli serta tidak buat berantakan.

Untuk saringan oli yang sulit dilepaskan, pakai palu serta obeng besar jadi " pahat " untuk memutar saringan oli berlawanan degan arah jarum jam. Cermati, demikian Anda bikin lubang pada dinding saringan, janganlah nyalakan mesin hingga saringan ditukar.

Pikirkan untuk memakai penyerap oli yang ramah lingkungan. Hal semacam ini juga akan meyakinkan garasi Anda tetaplah bersih. Product seperti penyerap kotoran anak kucing atau product berbasiskan tanah liat kurang pas untuk hal semacam ini. Anda dapat temukan beragam bentuk penyerap oli yang ramah lingkungan, gampang digunakan serta bisa didaur ulang.

Untuk menghindar tangan Anda berlumuran oli ketika buka baut penutup, waktu Anda memutar bautnya, tetaplah tekan bautnya ke atas (seperti Anda ingin menempatkan kembali). Ketika Anda terasa baut sudah lepas semuanya dari jalurnya, tarik secara cepat. Mungkin saja cuma sedikit tetesan oli yang juga akan tentang Anda. Bungkus pergelangan Anda dengan lap waktu buka bautnya.
Dasar Perbaikan Mobil: Cara Mengganti Oli Mesin Mobil | Tri Sunenti | 5