Daya Tarik Mitsubishi Xpander Kalahkan Toyota Avanza

Pasar mobil keluarga harga terjangkau atau Low MPV, jadi magnet pabrikan untuk tawarkan produknya. Toyota Avanza, jadi pengeruk kue paling besar, saat ini mesti mengaku kelebihan product baru, Mitsubishi Xpander. Itu dibuktikan dari perolehan, product Mitsubishi membukukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sejumlah 5. 025 unit. Avanza cuma 1. 863 unit.

Hadirnya Mitsubishi Xpander di GIIAS kelihatannya begitu ditunggu banyak orang-orang. Dapat dibuktikan di booth Mitsubishi Motors, mulai sejak hari pertama pembukaan sampai hari paling akhir, Xpander senantiasa jadi bintang pameran. Bahkan juga mencatat SPK yang mengagumkan, terutama di hari libur yang dapat menjangkau lebih dari 600 unit /harinya.

Daya Tarik Mitsubishi Xpander Kalahkan Toyota Avanza
Daya Tarik Mitsubishi Xpander Kalahkan Toyota Avanza

Xpander yang terjual lebih dari 4 ribu unit itu, menggilas Toyota Avanza yang cuma laris 1. 863 unit. Walau sebenarnya Xpander di tawarkan dengan varian yang lebih sedikit serta belum juga beberapa puluh juta seperti Low MPV Toyota. Hasil yang didapat Mitsubishi juga, berhasil buat mobil keluarga barunya mempunyai pondasi yang terbaik untuk berjuang jadi tulang punggung penjualannya ke depan.

Dari semuanya type yang di jual (6 varian), type Ultimate jadi favorite konsumen. Varian yang disebut trim termewah dari mobil keluarga paling murah Mitsubishi itu, berperan lebih dari 50% penjualan Xpander.

Mengenai spesifikasi mobil lansiran Mitsubishi memanglah, lebih di banding Avanza. Untuk hiburan, headunit monitor sentuh dengan instalasi kontrol di kemudi. Speakernya juga telah 6 buah. Demikian juga soket outlet 12V, ada tiga buah, semasing di tiap-tiap baris kursi. Serta untuk menaikkan keringanan buka tutup pintu dan menyalakan mesin, Mitsubishi lengkapi Small MPV baru dengan Keyless Operating Sistem. Sampai sekarang ini semuanya mobil Low MPV, tidak ada yang memilikinya.

Dengan harga Rp 245, 35 juta Mitsubishi baru ini masih tetap lebih mahal di banding Avanza Veloz paling elegan, yang di tawarkan dengan banderol Rp 236, 5 juta. Itu juga Xpander Ultimate cuma ada dalam transmisi automatis. Sedang Avanza Veloz 1. 5 ada manual serta automatis.

Perolehan ini, pasti lebih dari cukup untuk buat Xpander yakin diri berjuang di kelas Low MPV. Pasalnya tidak sedikit kontestan yang coba singkirkan Avanza dari puncak klassemen jadi rubuh. Sebut saja Chevrolet Spin yang dilaunching General Motors Indonesia. Brand asal Amerika Serikat ini, hingga buat pabrik untuk mereduksi harga jualnya. Tetapi strateginya tidak di dukung service aftersales yang apik. Namun Mudah-mudahan Xpander tetaplah bisa menjaga daya tariknya sesudah ini.

Xpander VS Avanza, Xenia Ertiga + Mobilio


Mitsubishi Xpander vs Toyota Avanza
Mitsubishi Xpander
Menarik memerhatikan gerakan pasar small MPV waktu memperoleh serbuan pemain baru, Mitsubishi Xpander serta Wuling Confero S.

Dari data paling akhir di Gaikindo juli '17, gerakan Toyota Avanza yang sampai kini jadi benchmark, masih tetap positif dengan wholesales 9. 100 unit.

Paling tidak sepanjang tujuh bulan pertama, pionir small MPV di Indonesia itu alami kenaikan sedikit bulan lantas dibanding Juni 2017 dengan pencapaian terendah, yaitu 6. 100-an unit. Namun bila dibanding perform awal th., hasil Juli masih tetap ada pada trend alami penurunan.

Ketahui juga Mesin Mobil Honda Vs Toyota

Daihatsu edisi 110 th. pada jenis Sirion, Xenia, Luxio, Sigra serta Terios
Saudaranya Daihatsu Xenia, termasuk stabil, walau sedikit turun dari trend awal th.. Pada Juli 2017 lantas wholesales terdaftar 2. 796-an unit atau naik sedikit dibanding Juni yang tersungkur di 1. 900-an unit. Serta terlebih dulu Xenia bermain di kisaran 3. 000 sampai 4. 400-an unit.

Suzuki Ertiga Tahan Banting


Suzuki Ertiga mungkin saja yang paling stabil, masih tetap bertahan di kisaran 2. 800-an unit. Selama th. jenis ini miliki grafik paling lurus, naik atau turun tidak jauh dari kisaran 3. 000 unit.

Paling menanggung derita yaitu Honda Mobilio. Juli 2017 lantas jadi periode suram, di mana jenis ini cuma terdistribusi 739 unit. Gerakan dari pertama th. sekitar di 3. 500 sampai 5. 000-an unit, lantas turun pada Juni di kisaran 1. 300-an unit. Mungkin saja, Honda lebih waspada dengan stock.

Peta kemampuan ini di pastikan beralih mencolok saat Mitsubishi Xpander serta Wuling Confero S mulai masuk data penjualan bulan ini, yang juga akan ketahuan pertengahan September yang akan datang.

Peluang pertama, sebagian jenis juga akan kembali alami penurunan, mengingat Xpander serta Confero S jadi incaran pengunjung dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show.

Namun masih tetap ada peluang ke-2, yaitu pasar small MPV malah jadi bertambah. Beberapa pemain lama masih tetap bertahan dengan trend angka penjualan semasing serta dua jenis baru merangkul customer baru yang buat pasar mobil sejuta umat semakin gemuk. Mana yang juga akan berlangsung?

LMPV Baru Nissan Diklaim Lain dari Avanza serta Xpander


Kelebihan Mitsubishi Xpander Kalahkan Toyota Avanza
Xpander
Segmen kendaraan sekelas Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga serta Honda Mobilio, nampaknya belum juga dipandang sesak walau saat ini miliki dua pemain baru yakni Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero. Masih tetap ada satu sekali lagi LMPV baru dari Nissan yang juga akan ada serta diklaim akan begitu berlainan dari beberapa kompetitornya.

Xenia, Avanza, Ertiga sampai Xpander serta Confero bertanding di segmen bernama low multi purpose vehicle yang masih tetap jadi segmen terfavorit customer Indonesia. Berdasar pada data Paduan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia saja, pasar LMPV berperan 23, 21 % dari keseluruhan penjualan mobil nasional periode Januari-Juli lewat volume 143. 650 unit.

Nissan yang tengah membuat kiat untuk mendorong penjualan mereka di pasar otomotif Tanah Air, telah meyakinkan mulai sejak awal th. ini kalau mereka akan melaunching LMPV baru, dengan saat peluncuran yang masih tetap dirahasiakan.

General Manager Kiat Pemasaran PT. Nissan Motor Indonesia, Budi Nur Mukmin, mengklaim kalau LMPV mereka nanti akan tampak berlainan di banding pemain lama seperti Avanza serta Xenia. Bahkan juga, LMPV Nissan juga diklaim tampak berlainan dari Xpander, meskipun keduanya juga akan sharing basis serta bahkan juga di produksi di pabrik Mitsubishi di Cikarang, Bekasi.

Nissan serta Mitsubishi memanglah jadi aliansi, sesudah Nissan Motor Corporation mengakuisisi 34 % saham Mitsubishi Motor Corporation pada akhir 2016. Hal semacam ini sangat mungkin mereka sama-sama sharing basis, juga bekerja bersama dalam bagian logistik, pembelian komponen serta produksi.

Xpander sendiri baru di luncurkan pada 10 Agustus lewat arena GIIAS 2017. Xpander mengaspal tidak lama sesudah pabrikan Cina Wuling melaunching Confero di 2 Agustus.

Xpander, sampai 24 Agustus 2017, telah membukukan pemesanan 11. 521 unit.

Bila lihat product aliansi yang telah sempat kami buat, Nissan itu tidak sempat buat product aliansi yang sama. Pastinya akan ada diferensiasi. Saya fikir dengan direksi design, Nissan serta Mitsubishi juga tidak sama.

Baca disini Daftar Lengkap Mobil Paling Irit dan Murah

Lewat LMPV anyar itu kelak, Nissan menginginkan mengulang keberhasilan yang serupa dengan waktu mereka meluncurkan Grand Livina pada 2007. Grand Livina adalah LMPV lawas Nissan yang seringkali disebutkan oleh Budi kalau jenis ini telah naik kelas serta tidak dapat sekali lagi digolongkan di segmen itu.
Daya Tarik Mitsubishi Xpander Kalahkan Toyota Avanza | Tri Sunenti | 5